IDEAJATIM.ID, MALANG – SMK Terpadu Al-Ishlahiyah memperingati hari lahir (Harlah) ke-21 pada Selasa (5/5/2026) dengan rangkaian kegiatan yang sederhana namun penuh makna. Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai religius dan keteladanan yang telah diwariskan para pendiri.
Kegiatan diawali sejak pagi dengan pelaksanaan ibadah ubudiyah, yakni salat dhuha dan wirid bersama yang diikuti oleh seluruh civitas sekolah. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan terasa kuat, menjadi pembuka rangkaian harlah yang sarat nilai spiritual.
Usai kegiatan ibadah, rombongan guru dan siswa melanjutkan agenda ziarah ke makam para pendiri yang berada di komplek makam Langgar Genteng dan Masjid Bungkuk, Singosari. Ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana mengenang jasa serta meneladani perjuangan para tokoh yang telah merintis berdirinya lembaga pendidikan tersebut.
Puncak peringatan ditandai dengan seremonial harlah yang berlangsung dengan khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Terpadu Al-Ishlahiyah, H. Muhammad Nashrulloh, M.Pd, menyampaikan harapannya agar sekolah terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Semoga dengan bertambahnya usia, SMK Terpadu Al-Ishlahiyah semakin berkembang dan mendapat kepercayaan dari masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, peringatan Harlah ke-21 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen SMK Terpadu Al-Ishlahiyah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membangun karakter berbasis nilai-nilai keislaman dan keteladanan.
“Kami optimistis mampu terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Dengan bekerja bersama target dan harapan tersebut akan lebih mudah kami raih,” imbuhnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah, Ibu Nyai Hj. Dra. Anisa Mahfudz, M.Ap, mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan tidak melupakan cita-cita para pendiri.
Ia berharap seluruh civitas sekolah mampu menjadi pribadi yang berintegritas, memberikan manfaat luas bagi masyarakat, serta menjadikan para pendiri sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pada momen ini kami berharap, SMK Terpadu Al-Ishlahiyah Singosari menjadi sekolah yang berdampak kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (*)




