Pemkot Pasuruan Genjot Partisipasi Cek Kesehatan Gratis, Target 70 Persen Warga Ikut Program CKG

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Pemerintah Kota Pasuruan terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan CKG yang digelar di Ruang UNSUR 1, akhir pekan kemarin.

Rakor tersebut dipimpin langsung Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau yang akrab disapa Mas Adi. Dalam pertemuan itu, Pemkot Pasuruan menyusun strategi agar masyarakat lebih aktif memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi program prioritas nasional.
Mas Adi menegaskan, program CKG merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses. Pemerintah telah menyediakan fasilitas kesehatan secara gratis, sehingga masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memanfaatkannya.

“Ini adalah wujud negara hadir untuk memastikan kualitas kehidupan masyarakat tetap sehat. Fasilitas kesehatan sudah tersedia dan gratis, tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkannya,” ujarnya, Senin, (16/3/2026) saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Mas Adi mengakui bahwa tingkat partisipasi masyarakat masih tergolong rendah. Bahkan masih banyak warga yang belum mengetahui adanya program tersebut.
Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama. Sebab tidak sedikit masyarakat yang sebenarnya memiliki gejala penyakit, namun memilih menunda pemeriksaan hingga kondisinya memburuk.

“Banyak yang punya gejala sakit tetapi tidak memeriksakan diri. Saat sudah parah, justru rumah sakit yang disalahkan. Padahal pencegahan bisa dilakukan sejak awal melalui cek kesehatan,” jelasnya.

Mas Adi menekankan bahwa program CKG tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini.

Ia pun menargetkan capaian program CKG pada tahun 2026 dapat meningkat signifikan. Minimal 70 persen masyarakat Kota Pasuruan diharapkan mengikuti pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Semua harus bergerak, mulai Forkopimda hingga seluruh perangkat daerah. Target kami minimal 70 persen masyarakat mengikuti CKG di faskes Kota Pasuruan,” tegasnya.

Sebagai langkah percepatan, Mas Adi meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadi contoh dengan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan juga dapat dijadwalkan di berbagai instansi seperti Kodim, Polres hingga Kantor Kementerian Agama.

Selain itu, peran lurah dan camat juga dinilai penting untuk menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing. Bahkan Pemkot Pasuruan tengah mempertimbangkan pemberian penghargaan bagi kelurahan yang mampu melampaui target partisipasi CKG.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena, menyampaikan bahwa sasaran program CKG mencakup seluruh kelompok usia. Mulai dari bayi dan anak prasekolah sebanyak 23.056 orang, anak usia sekolah 38.687 orang, hingga kelompok dewasa dan lansia sebanyak 161.953 orang.
Ia menjelaskan, capaian program CKG Kota Pasuruan pada 2025 mencapai 46,7 persen dan menempati peringkat ketiga di Jawa Timur setelah Kota Mojokerto dan Surabaya. Sementara hingga awal 2026, capaian masih berada di angka 6,8 persen.

“Karena itu diperlukan sinergi semua pihak agar partisipasi masyarakat meningkat dan target pemeriksaan kesehatan gratis bisa tercapai,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Rusdi Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Kabupaten Pasuruan

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Perencanaan...

MTs Almaarif 01 Singosari Gelar Safari Ramadan, Ajak Ratusan Siswa Kegiatan Edukatif

IDEAJATIM.ID, MALANG – MTs Almaarif 01 Singosari memiliki cara...

MTs Almaarif 01 Singosari Gelar Safari Ramadan, Ajak Ratusan Siswa Kegiatan Edukatif

IDEAJATIM.ID, MALANG – MTs Almaarif 01 Singosari memiliki cara...

K3L UB Bagikan Tips Mudik Aman Lebaran

IDEA JATIM, MALANG - Menjelang arus mudik Lebaran, Universitas...
spot_img