Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Dirikan 7 Pos Pengamanan Arus Mudik dan Wisata Bromo

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Untuk memastikan arus mudik Lebaran berjalan aman dan lancar, Polres Pasuruan mendirikan tujuh pos pengamanan dan pelayanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Tujuh pos tersebut terdiri dari empat Pos Pengamanan (Pos Pam), dua Pos Pelayanan (Pos Yan), serta satu Pos Terpadu yang ditempatkan di sejumlah titik strategis dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Empat Pos Pam didirikan di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, kawasan wisata Cimory Prigen, serta Tosari yang merupakan jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo.

Sementara itu, dua Pos Yan berada di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang. Adapun Pos Terpadu ditempatkan di kawasan Taman Dayu Pandaan yang berfungsi sebagai pusat kendali operasi di lapangan.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menjelaskan, untuk mendukung pengamanan selama operasi berlangsung, pihaknya menyiapkan sebanyak 220 personel Polri.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 personel ditempatkan langsung di Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu. Sedangkan 110 personel lainnya bertugas di posko dan satuan tugas operasi.

Selain personel kepolisian, Operasi Ketupat Semeru 2026 juga melibatkan 242 personel dari berbagai instansi terkait yang akan disebar di sejumlah pos pengamanan. Bahkan, sebanyak 153 personel lainnya disiagakan di markas komando sebagai pasukan cadangan.

Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka hingga organisasi komunikasi masyarakat.

“Pos-pos tersebut kami tempatkan di titik-titik strategis yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono di sela-sela kesibukannya, Senin (16/3/2026).

Diketahui, Operasi Ketupat Semeru 2026 berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini digelar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas selama momentum Lebaran.

Kapolres menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian seperti pusat perbelanjaan, kawasan wisata, rumah ibadah, terminal, hingga titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Polres Pasuruan bersama TNI dan seluruh stakeholder siap mengamankan Operasi Ketupat Semeru 2026 agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Selain pengamanan jalur, pihak kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, bencana alam, serta lonjakan kendaraan di jalur wisata dan jalan tol yang menjadi lintasan utama pemudik di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Kami optimistis Operasi Ketupat Semeru 2026 mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

Kios Kuliner Dewi Sartika dan Kios Mebel Pasar Bukir Sepi Peminat, Banyak Lapak Pemkot Pasuruan Kosong

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Sejumlah kios milik Pemerintah Kota Pasuruan...

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Rusdi Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Kabupaten Pasuruan

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Perencanaan...

MTs Almaarif 01 Singosari Gelar Safari Ramadan, Ajak Ratusan Siswa Kegiatan Edukatif

IDEAJATIM.ID, MALANG – MTs Almaarif 01 Singosari memiliki cara...

Pemkot Pasuruan Genjot Partisipasi Cek Kesehatan Gratis, Target 70 Persen Warga Ikut Program CKG

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Pemerintah Kota Pasuruan terus mendorong peningkatan...
spot_img