IDEA JATIM, MALANG – STIE Malangkuçeçwara Malang (ABM)
memberikan bekal kepada calon wisudawan berupa insight pengetahuan tentang kiat-kiat sukses memasuki dunia kerja. Kegiatan ini digelar di Gedung H, Rabu (21/1) lalu. Hadir sebagai pemateri Veronika Olivia S., M.Psi, dari Vernon Edu. Temanya : Bukan Sekedar Tes : Cara Rekrutmen Menilai Kandidat.
Kordinator Carier Development Center (CDC) STIE Malangkuçeçwara, Rina Irawati, SE., MM., menyampaikan, kegiatan pembekalan ini diberikan kepada calon wisudawan untuk yang akan wisuda bulan April 2026 mendatang. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setahun dua kali menjelang wisuda.
“Kali ini kita menghadirkan pemateri dari salah satu perusahaan mitra pusat karir yaitu Vernon Edu. Kami menghadirkan seorang psikolog yang juga sudah berkecimpung di dunia kerja belasan tahun menjadi konsultan psikolog di beberapa perusahaan yaitu Bu Veronica Olivia,” ujarnya.
Peserta kegiatan yang hadir secara langsung sekitar 30 orang. Yang lain mengikuti secara daring. “Kita gelar secara hybrid karena diikuti juga oleh mahasiswa yang bekerja atau di program RPL,” ungkapnya.
Dia menegaskan, materi pembekalan kali ini sengaja menghadirkan psikolog. Karena topiknya adalah mengenal tes wawancara dan psikotest. “Berkaitan dengan dua sub topik ini mungkin metodenya sudah sangat jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu. Jadi butuh materi yang up to date. Supaya mahasiswa gen Z ini siap saat mereka menghadapi tes wawancara di tempat kerja,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan di STIE Malangkuçeçwara, Dr. Drs. Kadarusman, Ak., MM., CA mengatakan, kegiatan ini sebagai sharing knowledge pada mahasiswa. Agar mereka mendapatkan insight atau ilmu baru.
“Saya berharap mahasiswa bisa memanfaatkan waktu ini dengan maksimal,” ujarnya.
Dia memaparkan, lulusan STIE Malangkuçeçwara telah mendapatkan beberapa penguatan sebelum mereka memasuki dunia kerja. Antara lain, knowledge, skill, attitude, apresiatif, integritas, time manajemen, team work dan dedikasi.
“Mahasiswa sudah mendapatkan knowledge yang kami berikan di bangku kuliah. Diperkuat dengan keterampilan, sikap baik yang menjadi nilai tambah, mampu bekerjasama dalam tim, kejujuran, mampu mengatur waktu dan memiliki dedikasi yang kuat terhadap perusahaan tempat mereka bekerja,” pungkasnya.
Kadarusman juga menegaskan, bahwa saat ini bukan akhir dari proses mereka belajar. Melainkan sebuah awal dari dunia baru yang penuh dengan tantangan. “Disinilah anda baru akan memulai dunia nyata. Apa yang didapat di kampus digunakan dan dipraktikkan untuk menjawab semua tantangan di masa depan,” pungkasnya. (*)




