IDEA JATIM, MALANG – SD Islam Sabilillah Malang 2 melanjutkan rangkaian Isra Mikraj 1447 H tahun ini dengan bakti sosial. Guru, siswa dan orang tua berkolaborasi menyumbangkan peralatan salat ke masjid-masjid. Berupa sarung, mukena, sajadah, kopiah dan lain-lain. Kegiatan ini digelar Rabu (28/1).

Wakil Kepala SD Islam Sabilillah Malang 2, Yuyun Dwi Suryandari, S.Pd mengatakan, donasi berupa peralatan salat itu simbol agar salat harus selalu ditegakkan. Dalam kondisi maupun situasi apapun. Sesuai dengan kebiasaan di lingkungan Sekolah Sabilillah.
“Kami ingin memetik hikmah Isra Mikraj ini dengan donasi alat salat. Agar kita selalu ingat pentingnya perintah salat yang diturunkan kepada Rasulullah dalam peristiwa Isra Mikraj ini,” katanya.
Tema peringatan Isra Mikraj SD Islam Sabilillah Malang 2 pada tahun ini : Meningkatkan Kualitas Iman dengan Salat dan Peduli Sesama. Yuyun menjelaskan, melalui peringatan Isra Mikraj guru dan orang tua ingin mengajarkan pada anak bahwa salat adalah kunci untuk meningkatkan kualitas iman. “Salat adalah cara kita untuk berkomunikasi dengan Allah SWT, untuk meminta petunjuk, dan untuk meningkatkan kesadaran kita akan kehadiran Allah SWT dalam hidup kita,” terangnya.
Adapun perangkat salat yang berhasil dihimpun disalurkan melalui masjid dan musala di sekitar sekolah. Diantaranya : Masjid Al Huda Griyashanta, Masjid Cahyaningati Permata Jingga, Masjid Nurul Jannah Candi Panggung, Masjid Hizbullah Singosari, Masjid Nurul Iman Piranha Atas, Masjid H. Agus Salim Piranha Atas, Masjid Al Ikhlas Sudimoro, Musala Nur Ikhlas Jl. Ikan Kakap dan Musala Al-Khasanah Jl. Ikan Tombro.
Yuyun berharap dari kegiatan Isra Mikraj ini kualitas ibadah salat siswa semakin meningkat. Di momentum ini SD Islam Sabilillah Malang 2 juga menggelar lomba-lomba. Seperti yang diberitakan sebelumnya.
“Kami bersyukur bisa berkolaborasi dengan orang tua. Terutama pengurus Majelis Orang Tua Siswa (MOS). Peran mereka begitu besar. Kegiatan ini pun menjadi sukses. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah orang tua, yang berimbas pada ananda yang disiplin melaksanakan salat lima waktu dan menjadi anak saleh salehah,” tuturnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, peringatan Isra Mikraj 1447 H SD Islam Sabilillah Malang 2 dimeriahkan dengan beberapa kegiatan. Diantaranya, lomba-lomba. Ada lomba adzan dan menjawab adzan, lomba salat berjamaah, lomba sambung ayat dan bakti sosial. Dan yang tak kalah menarik, sekolah mengundang pendongeng Kak Bagus untuk menyampaikan materi hikmah dengan cerita.
“Momentum Isra Mikraj untuk meneladani perjalanan agung Rasulullah. Dengan materi yang disampaikan Kak Bagus diharapkan dapat meningkatkan kualitas iman anak-anak melalui ibadah. Karena peristiwa Isra Mikraj erat kaitannya dengan ibadah salat,” ujarnya. “Dengan rangkaian lomba islami dan dongeng penuh hikmah, semoga ananda semakin cinta ibadah dan berakhlak mulia,” sambungnya. (*)




