Selasa, 10 Februari, 2026

Bertepatan Harlah 1 Abad NU, Gus Yahya Ziarah ke Makam Mbah Bungkuk, Terkesan Banyak Tokoh NU Dimakamkan di Bungkuk

IDEA JATIM, MALANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), melakukan ziarah ke Makam Mbah Bungkuk (KH Mohammad Thohir) di Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (8/2/2026) siang.

Kehadiran Gus Yahya di kompleks makam tersebut dilakukan usai menghadiri peringatan 1 Abad NU yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Ziarah ini menjadi kunjungan pertama Gus Yahya ke makam ulama besar yang dikenal sebagai penyebar islam pertama di Malang Raya.

Setibanya di lokasi, Gus Yahya disambut langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH Anas Noor, S.H., M.H., serta Kiai Ahmad Hilmi (Gus Hilmi), putra KH Nachrowi Thohir sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Mbah Bungkuk.

Gus Hilmi menyampaikan, bahwa kehadiran Ketua Umum PBNU ini menjadi momen istimewa bagi keluarga besar dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, selama ini banyak tokoh NU lebih dikenal berasal dari wilayah Jombang, Madura, dan Situbondo.

“Alhamdulillah, Gus Yahya berkenan hadir dan berziarah di sini. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Gus Anas, bahwa kunjungan tersebut merupakan momen luar biasa.

Gus Anas yang juga hadir di Harlah 1 Abad NU bersama pengurus YP Almaarif Singosari merasa kaget dengan Kuningan Gus Yahya ini.

“Kami bersama pengurus hadir di Stadion Gajayana. Kemudian di infokan ada kunjungan Gus Yahya. Kami langsung pulang,” ujar Gus Anas.

Gus Anas juga menyampaikan, bahwa Gus Yahya terkesan karena di di Singosari terdapat tokoh pendiri NU sekaligus pahlawan nasional yakni KH Masjkur, yang juga dimakamkan di kompleks makam Mbah Bungkuk.

Gus Anas juga menjelaskan, Mbah Bungkuk merupakan ulama besar dan tokoh penyebar Islam di Malang Raya. Selain itu, beliau juga pendiri Pondok Pesantren Miftahul Falah Bungkuk serta Masjid At Thohiriyah yang dikenal sebagai masjid tertua di wilayah tersebut.

“Masjid At Thohiriyah menjadi saksi sejarah dakwah dan perjuangan Islam di Malang Raya,” imbuh Gus Anas.
Dalam kesempatan itu, Gus Anas juga menyampaikan kepada Gus Yahya bahwa KH Masjkur merupakan cikal bakal berdirinya Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari.

Selain itu, di kompleks makam Mbah Bungkuk juga dimakamkan KH Tolchah Hasan, tokoh ulama dan intelektual Muslim yang berperan besar dalam pengembangan pendidikan, termasuk Yayasan Almaarif Singosari, Universitas Islam Malang (Unisma), dan Yayasan Sabilillah Malang.

“Kunjungan Gus Yahya ini diharapkan dapat semakin mengenalkan peran ulama-ulama Malang Raya dalam sejarah NU dan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia”, jelas Gus Anas. (*)

Berita Terkini

Pasuruan Creative Center Segera Rampung, Siap Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda dan UMKM

IDEA JATIM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mematangkan...

UB Kukuhkan Lima Profesor, Prof Mashudi Perkenalkan Model Nutrisi Presisi Ruminansia Perah

IDEA JATIM, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) kembali mengukuhkan...

SD Aisyiyah Kamila Kota Malang Gelar KAMILA Play Date, Jalin Ukhuwah Dengan Ceria

IDEA JATIM, MALANG – SD Aisyiyah Kamila Kota Malang...

Perkuat Integritas Akademik, Rektor UM Lantik Barisan Pejabat Baru

​IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) resmi...
spot_img