IDEA JATIM, KOTA BATU – Distribusi LPG 3 Kg di Kota Batu tahun ini bakal berkurang atau turun 0,8 persen dari tahun lalu. Penurunan disstribusi disampaikan Subag SDA Bagian Perekonomian dan SDA Kota Batu, Wolok.
” Memang untuk tahun ini ada penurunan pasokan LPG 3 Kg di Kota Batu. Tapi penurunan hanya 0,8 persen, seseuai data tahun ini jumlah LPG melon yang diterima Kota Batu 12.540 MT. Sedangkan tahun lalu 12.648 MT,” kata Wolok.
Meski terjadi penurunan pasokan, pihaknya memastikan pasokan LPG bersubsisi tersebut masih aman. Meski diketahui sebagai destinasi wisata, banyak pelaku usaha mikro Kota Batu yang sangat membutuhkan gas melon tersebut.
“Semoga tidak berdampak. Karena selama ini masih tersedia dan tidak sampai ngalami kelangkaan. Biasanya ketika masuk musim liburan atau hari raya dari Pertamina atau Hiswana akan ada extra drooping,” imbuhnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan untuk penentuan kuota LPG bersubsidi menjadi kewenangan Dirjen Migas Kementerian ESDM.
“Terkait perubahan jumlah kuota dari tahun sebelumnya tentunya Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan menyalurkan sesuai dengan jumlah yang ditugaskan oleh Pemerintah. Pertimbangan kebutuhan di masing-masing wilayah menyesuaikan usulan dari Pemerintah Daerah masing-masing,” tutupnya. (*)




