Kamis, 19 Februari, 2026

Prof. Dr. Sigit Hermawan Dikukuhkan sebagai Guru Besar Umsida, Fokus pada Peningkatan Kinerja Lembaga

IDEA JATIM, SIDOARJO – Milad ke-37 Umsida tahun 2026 yang digelar pada, Senin, (9/2/206) menjadi momen istimewa lantaran dirangkaikan dengan Pengukuhan Guru Besar ke-7 Umsida yakni Prof. Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.Si CIQaR., CRP.

Ia menjadi guru besar Umsida pada bidang Ilmu Intellectual Capital dan Analisis Keuangan yang berfokus pada peningkatan kinerja lembaga. Prosesi pengukuhan tersebut secara resmi dilakukan oleh Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh, M.Si.

Dalam beberapa tahun terakhir, riset Prof Sigit banyak mengarah pada lembaga amil zakat (Lazis).

Selain itu, Prof. Sigit aktif membina UMKM melalui pendampingan produksi, branding, hingga diversifikasi produk sebagai bentuk implementasi risetnya di lapangan.

“Terlebih untuk bagaimana meningkatkan kinerja penghimpunan dan pemberdayaan agar mampu membantu pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan,” ujar Prof. Sigit.

Ia menegaskan bahwa kontribusi riset tersebut selaras dengan SDGs, terutama pada isu kemiskinan dan zero hunger.

“Jadi bagaimana peran-peran dari lembaga amil zakat ini saya teliti untuk bisa meningkatkan kinerjanya. Termasuk juga dalam pemberdayaan Mustahik menjadi Muzakki atau menjadi orang yang tidak lagi miskin,” jelas dosen Prodi Akuntansi itu.

Prof Sigit juga menyampaikan bahwa gelar guru besar bukan akhir perjalanan, melainkan tantangan untuk lebih banyak memberi manfaat. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat menjadi level yang lebih tinggi dari sekadar mengajar.

“Guru besar itu bukan menara gading. Harus hadir memberi solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi seluruh sivitas akademika, pada Milad ke-37 Umsida memberi penghargaan kepada dosen dengan masa pengabdian lebih dari 30 tahun serta tenaga kependidikan dengan masa pengabdian lebih dari 25 tahun.

Umsida juga meluncurkan Buku Sejarah Umsida yang mengulas perjalanan panjang dan perkembangan universitas dari masa ke masa.

Acara ditutup dengan tausiyah Ketua PP Muhammadiyah, Prof Syafiq A Mughni MA PhD sebelum Rektor secara resmi menutup Rapat Terbuka Senat Milad ke-37 Umsida. (*)

Berita Terkini

Tantangan dan Peluang Pendidikan Formal di Era Digital Indonesia

IDEA JATIM-Era digital membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi...

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Formal

IDEA JATIM-Teknologi digital telah menjadi elemen penting dalam peningkatan...

Transformasi Pendidikan Formal di Era Digital Indonesia

IDEA JATIM-Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam...
spot_img
Berita Terkait