IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Budaya ngopi di Pasuruan kian menggeliat. Tak sekadar menikmati secangkir kopi, warung kopi (warkop) kini menjelma menjadi ruang nongkrong, diskusi hingga berburu konten media sosial. Sejumlah coffee shop bahkan viral karena konsep unik, rasa kopi, hingga suasana yang ditawarkan.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Toko Kopi 8. Berlokasi di kawasan Trajeng, tempat ini hampir tak pernah sepi pengunjung, terutama saat malam hari. Konsep estetik dengan sentuhan minimalis membuatnya menjadi favorit anak muda untuk nongkrong sekaligus berburu foto Instagram. Menu kopi susu hingga manual brew menjadi andalan dengan harga yang masih ramah di kantong.
Tak jauh dari sana, Dialoogi Coffee & Bistro juga menjadi primadona. Coffee shop ini menawarkan tempat yang luas dengan suasana modern. Selain kopi, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai menu makanan berat. Tak heran jika tempat ini kerap dijadikan lokasi meeting santai hingga kumpul komunitas.
Bagi pecinta kopi serius, Saat Seduh Specialty Coffee menjadi destinasi wajib. Kedai ini dikenal menyajikan specialty coffee dengan biji pilihan dan teknik seduh profesional. Cita rasa autentik yang dihasilkan membuatnya banyak diburu penikmat kopi sejati.
Sementara itu, konsep homey ditawarkan Awanbiru Indonesia. Tempat ini viral di media sosial karena suasananya yang nyaman untuk bersantai maupun bekerja. Pengunjung bisa menikmati kopi sambil bercengkerama hingga larut malam.
Tak hanya coffee shop modern, warkop sederhana juga tetap eksis. Seperti Warjo yang dikenal sebagai tongkrongan merakyat dengan harga terjangkau. Meski sederhana, tempat ini selalu ramai, terutama oleh warga lokal yang mencari suasana santai khas pinggir jalan.
Fenomena menjamurnya warkop viral ini menunjukkan bahwa Pasuruan tidak hanya kaya akan kuliner tradisional, tetapi juga mampu mengikuti tren gaya hidup modern. Dari yang estetik hingga yang sederhana, semua memiliki daya tarik tersendiri.
Kini, warung kopi bukan sekadar tempat minum, melainkan menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat denyut kehidupan anak muda di Kota Santri. (*)



