IDEA JATIM, PASURUAN – Masa depan Persekabpas mulai menemukan arah baru. Transisi pengelolaan klub kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan itu menuju badan usaha PT Pasuruan Bangkit resmi dibahas dalam pertemuan strategis bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Rabu (4/3/2026) siang.
Pertemuan tersebut menandai langkah serius Pemkab dalam membenahi fondasi manajemen klub agar lebih profesional dan berkelanjutan. Skema restrukturisasi disiapkan untuk memastikan proses transisi berjalan sesuai regulasi kompetisi sepak bola nasional.
Bupati Pasuruan, M. Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa legalitas klub menjadi prioritas utama. Ia memastikan perubahan struktur ini tidak akan mengganggu status Persekabpas dalam kompetisi. Bahkan, pembenahan ini ditargetkan menjadi pijakan kuat untuk mendorong promosi ke Liga 2.
“Semua proses harus sesuai aturan. Kita ingin klub ini dikelola lebih profesional dan punya target prestasi yang jelas,” tegasnya.
Selain membahas aspek hukum dan administrasi, forum juga menyoroti penguatan struktur organisasi dan tata kelola keuangan. Restrukturisasi dianggap penting agar klub tidak hanya kompetitif di lapangan, tetapi juga sehat secara manajemen.
Pertemuan turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Rohani Siswanto, serta CEO Pasuruan United, Suryono Pane. Diskusi berlangsung dinamis dengan fokus utama pada kesinambungan identitas klub dan penguatan sistem pengelolaan jangka panjang.
Meski terjadi perubahan badan hukum, identitas dan nama Persekabpas dipastikan tetap dipertahankan sebagai simbol kebanggaan daerah. Dengan langkah ini, Pemkab berharap era baru manajemen klub dapat membawa semangat kebangkitan sepak bola Pasuruan menuju level yang lebih tinggi. (*)



