IDEA JATIM, PASURUAN – RSUD Grati resmi menghadirkan Smart Operating Theatre atau Ruang Operasi Pintar untuk meningkatkan kualitas pelayanan bedah dan penanganan kasus kegawatdaruratan, terutama akibat kecelakaan di jalur Pantura.
Fasilitas tersebut secara resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori belum lama ini.
Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari menjelaskan, kehadiran Ruang Operasi Pintar merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, khususnya tindakan bedah.
“Smart Operating Theatre ini adalah bagian dari inovasi RSUD Grati yang adaptif dan berorientasi pada upaya penyelamatan pasien secara maksimal,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Retno memaparkan, terdapat sejumlah keunggulan utama pada fasilitas baru tersebut. Pertama, sistem pengaturan tekanan udara positif dan negatif yang efektif untuk menjaga sterilitas ruangan. Sistem ini mampu meminimalkan risiko infeksi, sekaligus melindungi pasien dan tenaga kesehatan selama proses operasi berlangsung.
Kedua, ruang operasi telah terintegrasi langsung dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS). Seluruh data rekam medis pasien, mulai dari hasil radiologi hingga laboratorium, dapat diakses secara real time di dalam ruang operasi.
“Data pasien langsung terhubung dengan layanan penunjang lainnya, sehingga tindakan medis bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan terukur,” imbuhnya.
Ketiga, penggunaan pintu otomatis berbahan galvanized steel dengan sistem hermetic yang kedap udara. Teknologi ini memastikan ruang operasi tetap steril karena udara dari luar tidak mudah masuk ke dalam ruangan.
Dengan fasilitas ini, RSUD Grati berharap masyarakat Pasuruan tidak perlu lagi dirujuk jauh untuk menjalani operasi tertentu.
“Selain meningkatkan keselamatan pasien, Smart Operating Theatre juga membuat proses bedah lebih efisien dan mendukung konsentrasi dokter saat melakukan tindakan dalam durasi panjang,” pungkasnya. (*)



