IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Gelaran budaya tahunan kebanggaan warga, Pasoeroean Tempo Doeloe (PTD) 2026, resmi dibuka dengan kemeriahan Kirab Budaya “999 Satriyo Piningit”, Sabtu (4/4/2026). Ribuan peserta memadati rute dari Stadion Untung Suropati menuju GOR Untung Suropati, disambut antusias masyarakat.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pemecahan kendi sebagai simbol dimulainya rangkaian acara budaya terbesar di Kota Pasuruan tersebut.
Kirab budaya “999 Satriyo Piningit” menjadi daya tarik utama. Iring-iringan peserta tampil memukau dengan beragam kostum tradisional, replika kehidupan tempo dulu, hingga pertunjukan seni khas daerah. Peserta berasal dari berbagai elemen, mulai dari pelajar, komunitas seni, budayawan, hingga instansi pemerintahan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Sepanjang rute kirab, warga memadati sisi jalan untuk menyaksikan parade budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal.
Ketua DPD Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Kota Pasuruan, Rahmat Amaludin, menjelaskan bahwa tema “999 Satriyo Piningit” mengandung filosofi mendalam.
“Tema ini adalah doa bersama untuk keselamatan, keberuntungan, dan kemajuan warga. Satrio Piningit melambangkan pribadi-pribadi yang berjuang demi kesejahteraan bersama. Harapannya, Kota Pasuruan selalu guyub rukun,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Mas Adi memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara ini. Ia menegaskan bahwa PTD merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus investasi untuk masa depan.
“Ini adalah ikhtiar kita untuk terus nguri-nguri budaya. Kita belajar dari masa lalu untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Mas Adi juga menyoroti peran strategis event budaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Menurutnya, kegiatan seperti PTD mampu menggerakkan sektor UMKM dan membuka ruang kolaborasi antar stakeholder.
“Budaya berjalan, ekonomi juga bergerak. Ini menjadi momentum untuk bersama-sama membangun Kota Pasuruan yang lebih maju dan harmonis,” tambahnya.
Sebagai informasi, PTD 2026 digelar selama sembilan hari, mulai 4 hingga 12 April 2026, dengan pusat kegiatan di GOR Untung Suropati. Selain kirab budaya, rangkaian acara juga menghadirkan pertunjukan seni rakyat, panggung musik, festival permainan tradisional, hingga stan UMKM unggulan yang siap memanjakan pengunjung. (*)



