IDEA JATIM, PASURUAN – Pemerintah Kota Pasuruan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau yang akrab disapa Mas Adi.
Musrenbang tersebut menjadi forum penting untuk menyepakati arah dan prioritas pembangunan daerah. Kegiatan ini juga menjadi wadah penyelarasan program pemerintah daerah dengan agenda pembangunan provinsi maupun nasional.
Kepala Bapperida Kota Pasuruan, Siti Rochana, menjelaskan bahwa Musrenbang bertujuan menyepakati program prioritas, pagu indikatif, serta indikator dan target kinerja pembangunan daerah.
“Musrenbang ini menjadi ruang untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari kelurahan, kecamatan, DPRD, serta pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.
Dari hasil Musrenbang kelurahan dan kecamatan, tercatat 296 usulan pembangunan. Rinciannya meliputi 103 usulan bidang infrastruktur, 100 usulan pembangunan ekonomi, dan 93 usulan pembangunan manusia.
Sementara itu, pokok pikiran (pokir) DPRD menyumbang 383 usulan, dengan dominasi sektor infrastruktur sebanyak 304 usulan, disusul 69 usulan pembangunan manusia dan 10 usulan pembangunan ekonomi.
Selain itu, dari forum perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya terdapat 69 usulan, yang terdiri dari 31 usulan infrastruktur, 10 usulan ekonomi, dan 28 usulan pembangunan manusia.
Wali Kota Pasuruan Mas Adi menyampaikan bahwa usulan pembangunan masih didominasi sektor infrastruktur. Namun, ia mengingatkan bahwa realisasi program juga harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Menurutnya, pada tahun 2026 pemerintah daerah menghadapi tantangan kontraksi fiskal akibat tren penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
“Perencanaan yang baik harus diiringi dengan kemampuan anggaran. Kita memang menghadapi tantangan fiskal, tetapi hal itu tidak boleh mengurangi komitmen kita dalam membangun daerah,” tegasnya.
Untuk itu, Pemkot Pasuruan menetapkan delapan prioritas pembangunan tahun 2027, di antaranya peningkatan peran pemuda, peningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur perdagangan, pengurangan stunting, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Musrenbang RKPD 2027 ini ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan sebagai dasar penyempurnaan rancangan akhir RKPD Kota Pasuruan. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan dengan penyelenggaraan Musrenbang terbaik serta pemenang Lomba Sata Wacana. (*)




