IDEA JATIM, PASURUAN — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan menyiapkan program beasiswa bagi anak dari keluarga tidak mampu untuk mendukung keberlanjutan pendidikan, namun kuota penerimanya masih terbatas di tahun 2026.
Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa rentan secara ekonomi dengan besaran bantuan berbeda sesuai kebutuhan, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dinsos Kota Pasuruan kini tengah merumuskan mekanisme pemberian beasiswa yang akan menyasar anak-anak dari keluarga rentan ekonomi. Kepala Dinsos Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, menjelaskan bahwa bantuan beasiswa akan diberikan kepada sebelas anak, masing-masing dengan nominal berbeda tergantung sasarannya.
“Sasarannya memang beda. Nanti akan kami tentukan kemudian. Kami sedang merancang ketentuan penerima beasiswa dimaksud,” ujar Kokoh, Rabu (4/2/2026).
Untuk jenis bantuannya, Dinsos menyiapkan Rp1 juta per orang selama satu tahun untuk 10 orang, serta Rp10 juta sekali untuk satu orang penerima lainnya. Perbedaan besaran itu disesuaikan dengan target sasaran yang berbeda pula.
Dia menambahkan, program beasiswa ini merupakan bagian dari visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan dalam meningkatkan kualitas SDM, terutama bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi.
Program beasiswa tahun pertama ini memang masih terbatas jumlah penerimanya. Namun, jika dinilai berhasil dan memberikan manfaat yang nyata, jumlah kuota penerima berpeluang ditingkatkan pada tahun berikutnya.
Kokoh berharap proses seleksi dan penetapan penerima beasiswa dapat rampung sebelum awal tahun ajaran baru pada Juli mendatang sehingga para mahasiswa yang berhak bisa segera diketahui. (*)




