IDEA JATIM, PASURUAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin, (2/2/2026) malam (kemarin), mengakibatkan banjir di sejumlah titik pemukiman warga.
Luapan air terjadi akibat tingginya curah hujan yang membuat saluran drainase dan aliran sungai tidak mampu menampung debit air.
Banjir mulai terjadi pada malam hari dan merendam rumah-rumah warga di beberapa desa terdampak. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa. Kondisi tersebut sempat membuat warga panik, terutama karena air masuk ke rumah secara tiba-tiba saat sebagian warga tengah beristirahat.
Sejumlah warga mengaku harus segera menyelamatkan barang-barang berharga dan peralatan rumah tangga ke tempat yang lebih aman. Selain itu, genangan air juga mengganggu aktivitas warga serta menyebabkan beberapa akses jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan.
“Hujan turun cukup lama sejak sore, air kemudian meluap dan masuk ke rumah sekitar malam hari,” ungkap Rudi salah seorang warga Gempol.
Menanggapi kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan bersama perangkat desa dan relawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan kondisi serta membantu warga terdampak. Petugas juga memastikan tidak ada warga yang membutuhkan evakuasi darurat.
Hingga Selasa pagi, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut seiring menurunnya intensitas hujan. Meski demikian, genangan air menyisakan lumpur dan sampah di sejumlah titik pemukiman, sehingga warga bersama aparat setempat melakukan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan. (*)




