IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Dinamika politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan mulai menghangat. Sebanyak delapan kader resmi masuk dalam bursa bakal calon Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Pasuruan untuk masa bakti 2026–2031.
Penetapan ini merupakan hasil sidang pleno dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang tertuang dalam Berita Acara Nomor: 06/BA/MUSCAB/III/2026. Keputusan tersebut menjadi pintu awal bagi para kader untuk melangkah ke tahapan seleksi berikutnya.
Ketua Pimpinan Muscab, HM Rivqy Abdul Halim, menyampaikan bahwa delapan nama tersebut merupakan hasil kombinasi antara pemetaan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB dan aspirasi peserta Muscab.
“Nama-nama calon ini berasal dari pemetaan DPP serta tambahan usulan peserta Muscab yang kemudian disahkan dalam sidang pleno,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Dari hasil pemetaan DPP, empat nama yang diusulkan adalah Yusuf Daniyal, Samsul Hidayat, Laily Qomariyah, dan Abdul Karim. Sementara dari forum Muscab, muncul empat nama tambahan, yakni Sa’ad Muafi, Husni, Helmi Sudiono Fauzan, dan Rudi Hartono.
Dengan demikian, total delapan kader dipastikan masuk dalam kontestasi awal perebutan kursi Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan.
Meski demikian, Gus Rivqy menegaskan bahwa status mereka masih sebagai bakal calon sementara. Seluruh nama akan dilaporkan ke DPP PKB untuk diproses lebih lanjut sesuai mekanisme partai.
“Ini masih tahap awal. Selanjutnya akan kami laporkan ke DPP untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Tahapan berikutnya yang harus dilalui para kandidat adalah Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Proses ini meliputi psikotes hingga wawancara di tingkat DPP dan DPW.
Tak hanya itu, para calon juga dituntut memaparkan visi, misi, serta program kerja sebagai bentuk kesiapan memimpin partai ke depan.
“Nanti ada UKK, mulai psikotes sampai wawancara. Di situ calon juga diminta menyampaikan gagasan dan programnya,” tambahnya.
Dengan dimulainya tahapan ini, persaingan menuju kursi Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan dipastikan semakin menarik untuk diikuti. Seluruh kader kini menanti keputusan akhir dari DPP yang akan menentukan siapa sosok yang dinilai paling layak memimpin PKB di Pasuruan lima tahun ke depan. (*)




