PASURUAN, IDEAJATIM.ID – Ribuan warga memadati kawasan pesisir Pasuruan dalam tradisi Praonan yang digelar saat Lebaran Ketupat, Sabtu (28/3/2026). Lonjakan pengunjung membuat aparat kepolisian menerjunkan sedikitnya 150 personel untuk memastikan keamanan kegiatan.
Pengamanan difokuskan di sejumlah titik strategis, mulai dari pelabuhan, Pantai Kisik di Kecamatan Kraton, hingga kawasan pesisir Lekok dan Nguling.
Selain penjagaan di darat, aparat juga melakukan patroli laut guna memastikan keselamatan peserta yang berlayar menuju area keramba.
Kasatpolair Polres Pasuruan Kota menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Setiap kapal diwajibkan menyediakan pelampung bagi seluruh penumpang sebelum berangkat.
“Kami pastikan semua kapal memenuhi standar keselamatan, termasuk ketersediaan pelampung,” ujarnya.
Tradisi Praonan sendiri merupakan kegiatan berlayar bersama menggunakan kapal nelayan sejauh kurang lebih tiga mil ke tengah laut. Selain warga lokal, banyak pengunjung dari luar daerah turut meramaikan kegiatan ini.
Sebagian kapal bahkan disediakan gratis oleh nelayan sebagai bentuk pelayanan kepada tamu yang datang bersilaturahmi. Namun bagi pengunjung umum, dikenakan biaya sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per orang.
Meski berlangsung meriah, aparat tetap mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan, mengingat kondisi laut yang bisa berubah sewaktu-waktu. (*)




