IDEAJATIM.ID, MOJOKERTO – Kabupaten Mojokerto mencatatkan lonjakan ekonomi signifikan sepanjang 2025. Realisasi investasi yang menembus Rp4,45 triliun tak hanya melampaui target, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 6,5 persen serta membuka ribuan lapangan kerja baru.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Gus Barra saat meresmikan gedung baru PT Second Best Packing pada Senin (6/4/2026) lalu. Ia menegaskan bahwa sektor industri pengolahan menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertumbuhan ekonomi kita yang menyentuh 6,5 persen merupakan kontribusi terbesar dari sektor industri pengolahan. Ini menjadi bukti bahwa iklim investasi di Mojokerto sangat sehat,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tingginya realisasi investasi juga memberikan efek domino terhadap penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2025, tercatat sekitar 16.000 tenaga kerja baru berhasil terserap di berbagai sektor industri.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto pun berkomitmen menjaga tren positif ini dengan terus memperkuat ekosistem investasi. Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari digitalisasi layanan perizinan hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan terpadu.
Di hari yang sama, Gus Barra juga meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMPN 1 Puri. Kegiatan ini diikuti oleh 11.674 siswa kelas IX dari 117 SMP se-Kabupaten Mojokerto.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM unggul dan berdaya saing. Harapannya, lulusan sekolah di Mojokerto mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang pesat seiring masuknya investasi baru.
Dengan sinergi antara pertumbuhan industri dan peningkatan kualitas pendidikan, Kabupaten Mojokerto optimistis mampu mempertahankan tren positif ekonomi sekaligus menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat. (*)



