Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari Berangkatkan Umrah dan Haji 11 Tenaga Pendidik

IDEAJATIM.ID, MALANG – Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari berangkatkan 11 tenaga pendidik haji dan umrah pada tahun depan. Apresiasi ini diberikan secara simbolis saat menggelar Halal Bihalal dan Silaturrahim Keluarga Besar YP Almaarif Singosari, di Rumah Sejarah KH. Masjkur, yang beralamat di Jl. Masjid, Singosari, Senin, (30/3/2026).

Adapun nama-nama yang mendapatkan reward umrah berasal dari berbagai unit pendidikan, yakni Ahmad Mun’im, S.Pd. (MI Almaarif 02), Nur Faridah, S.Si. (SD Islam Almaarif 02), Chusnul Chotimah, S.Pd. (MTs Almaarif 01), Novi Achdiati, S.Pd. (SMP Islam Almaarif 01), Hj. Nurul Himmah, S.Pd. (MA Almaarif), M. Najib Jauhari, M.Hum. (SMA Islam Almaarif), H. Muhammad Yahya, S.T. (SMK Plus Almaarif), serta H. M. Ali Mas Adi, S.T. dari unsur yayasan.
Selain itu, tiga nama juga diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji, yakni Sigit Raharjo, M.Pd. (SDI), Hj. Wahyu Harnanik, M.Pd. (SMAI), dan M. Fathan Fahmi, M.Pd. (MI).
Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, S.H., M.H., menegaskan bahwa pemberian reward haji dan umrah bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan bentuk komitmen yayasan dalam memuliakan pengabdian.
“Reward ini adalah bentuk apresiasi kepada keluarga besar yayasan yang telah mengabdi dengan penuh dedikasi. Ini juga menjadi motivasi bagi seluruh civitas untuk terus berkinerja terbaik,” ujar Gus Anas.
Gus Anas juga menjelaskan, penerima penghargaan dipilih melalui sejumlah kriteria ketat, diantaranya telah mengabdi lebih dari 15 tahun, memiliki kinerja dan prestasi baik, serta tidak pernah melanggar aturan yayasan maupun unit pendidikan.
“Kebijakan ini menjadi bukti nyata perhatian yayasan terhadap pengabdian para tenaga pendidik yang telah berkontribusi membangun lembaga pendidikan selama bertahun-tahun,” imbuhnya.
Program ini mendapat apresiasi dari Dewan Pembina Yayasan, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si., yang menilai langkah tersebut sebagai wujud kedermawanan lembaga sekaligus penguat nilai spiritual.
Menurutnya, dengan usia yayasan yang telah melampaui satu abad, program reward haji dan umrah ini diharapkan menjadi tradisi positif yang terus berlanjut, sekaligus memperkuat semangat pengabdian dan loyalitas keluarga besar Almaarif Singosari dalam mencetak generasi unggul.

“Ini menunjukkan bahwa yayasan tidak hanya berkembang secara kelembagaan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap nilai-nilai keagamaan dan kesejahteraan SDM,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Maskuri menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum latihan kepemimpinan bagi seluruh insan pendidikan. Ia mendorong setiap unit untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Lembaga harus menjadi magnet. Kepala sekolah dan madrasah harus mampu menggali potensi agar mampu menarik minat masyarakat, bahkan hingga menciptakan calon peserta didik inden setiap tahunnya,” tandasnya. (*)

Berita Terkini

Tim SAR Gabungan Bawa Nelayan Selamat ke Pelabuhan Prigi

IDEA JATIM, TRENGGALEK - Tim SAR gabungan mengevakuasi Imam...

Toples Berjalan di SD Insan Amanah

IDEA JATIM, ​MALANG – Senin pagi (30/3). Gerbang SD...

Halal Bihalal MAN 2 Kota Malang: Gus Shampton dan Jurus WBBM

IDEA JATIM, MALANG - ​MAN 2 Kota Malang punya...

Tak Lagi Sekadar Timbunan, Sampah Malang Raya Bakal Disulap Jadi Energi Terbarukan

IDEA JATIM, MALANG – Paradigma pengelolaan sampah di Malang...
spot_img