IDEA JATIM, MALANG – Mujahadah Kubro PWNU Jawa Timur dalam rangka Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) semakin dekat. Kegiatan ini rencananya akan digelar di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (8/2) mendatang. Seluruh elemen dan unsur masyarakat di bawah NU khususnya yang ada di Malang turut ambil bagian. Termasuk lembaga pendidikan.
Universitas Islam Malang (Unisma) merupakan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Rangking Pertama di Indonesia. Perannya tentu sentral dan strategis untuk mensukseskan acara Mujahadah nanti.
Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D mengatakan, Unisma siap menerima support sistem dalam kegiatan ini. Berbagai potensi akan dikerahkan. Baik untuk sarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM). “Kami siap mensupport Mujahadah Kubro untuk memeriahkan Harlah Satu Abad NU yang digelar di Kota Malang,” ucapnya, Selasa (3/2).
Ribuan dosen, karyawan dan mahasiswa akan bergerak ke Stadion Gajayana. Mereka akan bertugas sesuai dengan bagian yang ditetapkan.
Ada tenaga kesehatan. Unisma menyiapkan tenaga dokter baik yang aktif sebagai dosen di Fakultas Kedokteran maupun alumninya. Bekerjasama dan kolaborasi dengan RSI Unisma.
Mereka siap memback up dari sisi kesehatan. Siap memberikan pelayanan terbaik untuk warga Nahdiyin di acara tersebut. Sehingga para jamaah tidak perlu terlalu khawatir.
Selain itu, puluhan mahasiswa Unisma yang tergabung dalam Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Bunga Almamater juga tampil. Suara merdu mereka akan mengiringi acara Mujahadah Kubro dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon.
“Ada 2000 lebih yang kami kerahkan untuk acara ini. Dosen, karyawan dan mahasiswa. Semua kompak serentak untuk suksesnya kegiatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU,” tutur Prof Junaidi.
Dia menambahkan, dukungan Unisma untuk Harlah Satu Abad NU PWNU Jawa Timur tidak hanya di bagian penutup. Tetapi dari awal rangkaian acara. Kick Off Harlah dimulai dari Gedung Bundar Unisma. Dimeriahkan dengan beberapa talk show dan seminar. Juga ada beberapa penampilan mahasiswa. (*)




