Minggu, 1 Maret, 2026

UMM Resmi Ditunjuk Jadi UNESCO Chair, Fokus pada Ekosistem Air Berkelanjutan

IDEA JATIM, ​MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional. Mulai tahun 2026, UMM resmi dipercaya menjadi Chair and Host Institution dalam program Sustainable Water Ecosystem oleh UNESCO, lembaga internasional di bawah naungan PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
​Pengakuan global ini diberikan setelah melalui perjalanan panjang penguatan riset, inovasi pertanian berkelanjutan, serta pengabdian masyarakat yang konsisten dilakukan UMM di berbagai daerah.

​Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D., menjelaskan bahwa status UNESCO Chair merupakan bentuk kepercayaan dunia kepada perguruan tinggi yang dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam menjalankan program keberlanjutan global.
​“UNESCO Chair itu artinya kampus yang secara resmi dijadikan mitra dalam program-program UNESCO. Di Indonesia, UMM merupakan kampus ketiga yang meraih posisi ini. Bergabungnya kami menandai langkah strategis untuk memperluas kontribusi di tingkat internasional,” ujar Salis, Jumat (27/2/2026).

​Inovasi Pertanian untuk Penyelamatan Air
​Salis menuturkan, upaya masuk dalam jejaring UNESCO ini berangkat dari visi kampus untuk menghadirkan kontribusi nyata melalui inovasi berkelanjutan. Program-program unggulan seperti Green Farming, Smart Farming, hingga pengembangan energi terbarukan mikrohidro menjadi fondasi utama.
​Meski tidak secara langsung berfokus pada konservasi air konvensional, pendekatan teknologi pertanian UMM terbukti mampu menjaga ekosistem air secara menyeluruh.
​“Kita memang tidak secara khusus merawat air secara fisik saja, tetapi melalui Smart Farming dan energi terbarukan, kita akhirnya menyelamatkan air. Dari yang awalnya terbuang, sekarang dikelola dengan presisi,” katanya.

​Momentum penting pencapaian ini terjadi saat tim UMM melakukan penelitian di Tabanan, Bali. Wilayah tersebut dikenal dengan sistem pertanian Subak sebagai warisan dunia yang kini menghadapi ancaman alih fungsi lahan menjadi kawasan pariwisata.
​“Jika sawah berubah jadi vila dan petani berhenti bertani, daerah resapan air akan hilang. Tanpa resapan, dari mana kita akan mendapatkan air di masa depan?” ungkap Salis.

​Sebagai mitra UNESCO, UMM juga berkomitmen memperkuat ketahanan pangan dan akses air bersih di wilayah pelosok, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT). UMM telah menerjunkan puluhan dosen untuk membantu masyarakat menemukan sumber air baru guna mengatasi masalah kemiskinan dan stunting.
​“Akar persoalan di NTT adalah ketiadaan air. Maka, kami membantu mencari titik-titik air di sana untuk kehidupan masyarakat,” tambahnya.

​Di internal kampus, UMM menerapkan manajemen air berbasis hierarki penggunaan atau yang disebut Salis sebagai “Kasta Air”. Air diprioritaskan berdasarkan fungsinya agar tidak terbuang percuma dalam satu kali pakai.
​“Air minum memiliki kasta tertinggi, disusul air mandi, hingga air untuk mencuci. Kita mengelola agar air tidak boleh hanya sekali pakai lalu hilang,” jelasnya.

​Menutup keterangannya, Salis menegaskan bahwa pengakuan UNESCO ini selaras dengan visi Muhammadiyah tentang “Berkemajuan”. Hal ini mencerminkan tanggung jawab moral untuk menjaga lingkungan demi generasi masa depan.
​“Kita tidak hanya berpikir untuk hari ini, tetapi 100 hingga 500 tahun ke depan. Anak cucu kita tetap membutuhkan lingkungan yang berkelanjutan (sustain), terutama ketersediaan air bersih,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

Penerbit Erlangga Gelar Ramadan Ceria Penuh Warna di Perpusda Kota Malang, Dukung Bakat dan Kreativitas Siswa

IDEA JATIM, MALANG – Penerbit Erlangga sukses menggelar kegiatan...

UM Pacu Skor IKU 2026, Rektor Tekankan Pentingnya Validitas Data dan Peran Alumni

IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) terus...

Operasi Pasar Ramadan 1447 H di Pasuruan Diserbu Warga, Beras SPHP Dijual Rp58 Ribu

IDEA JATIM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Operasi...

Pakar UB Tanggapi Fenomena Knetz vs SEAbling

IDEA JATIM, MALANG - Analis Komunikasi, Universitas Brawijaya (UB),...
spot_img