IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat posisi di kancah internasional dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Durham University, Inggris. Kemitraan ini membuka akses eksklusif bagi sivitas akademika UM untuk terlibat dalam riset global, publikasi bersama, hingga pendampingan khusus studi doktoral (PhD) di salah satu universitas elit Britania Raya.
Membangun Jembatan Riset Inklusif
Langkah besar ini diawali dengan kunjungan akademik Durham University ke Gedung Graha Rektorat UM pada Senin (09/03). Fokus utama dari sinergi ini adalah pengembangan riset di bidang pendidikan inklusif dan studi disabilitas. Kedua institusi sepakat bahwa riset masa depan harus mampu menjawab tantangan global dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil dan berkeadilan.
Direktur Kantor Urusan Internasional UM, Sari Karmina, S.Pd., M.Pd., Ph.D., mengungkapkan bahwa pertemuan ini menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih fleksibel namun berdampak besar. “Kami tidak hanya mengincar program formal, tetapi juga sinergi riset yang dapat meningkatkan reputasi akademik dosen dan peneliti UM di level dunia,” tuturnya.
Salah satu poin unggulan dalam kerja sama ini adalah skema pendampingan intensif bagi calon mahasiswa PhD. Professor of Disability and Physical Activity dari Durham University, Brett Smith, menjelaskan bahwa pihaknya siap membimbing akademisi UM dalam menyusun proposal penelitian sejak dini.
“Kami ingin memastikan proposal yang diajukan memiliki kualitas akademik yang kuat. Dengan pendampingan ini, peluang keberhasilan dosen UM untuk menembus studi doktoral di Durham akan jauh lebih tinggi,” ujar Prof. Smith.
Menariknya, Durham University menekankan budaya riset yang mengutamakan kualitas dibandingkan sekadar kuantitas publikasi. Hal ini memberikan perspektif baru bagi peneliti UM untuk menghasilkan karya yang memiliki dampak nyata (social impact) bagi masyarakat luas.
Sebagai tindak lanjut, kedua universitas telah menyusun rencana aksi yang terukur. Durham University akan segera menghubungkan tim UM dengan International Director untuk mematangkan komunikasi melalui pertemuan daring. Selain itu, terbuka peluang bagi akademisi UM untuk melakukan kunjungan riset langsung ke kampus Durham guna berdiskusi mendalam dengan para profesor di sana.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen UM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-17 mengenai kemitraan global. Dengan menggandeng mitra sekaliber Durham University, UM semakin mantap melangkah menuju visi World Class University. (*)




