Senin, 2 Maret, 2026

UM dan UKAW Kupang Jalin Kerja Sama Strategis, Buka Peluang Program Fast Track S2-S3 bagi Mahasiswa NTT

IDEA JATIM, ​MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) resmi memperkuat sinergi akademik lintas pulau dengan menggandeng Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan Tridarma Perguruan Tinggi, pengembangan riset kolaboratif, serta pembukaan jalur percepatan studi (fast track) bagi mahasiswa UKAW untuk melanjutkan jenjang Magister hingga Doktor di UM Malang. ​Penandatanganan MoU yang berlangsung di Ruang Rektorat UM pada Jumat (27/02) lalu ini menandai komitmen kedua institusi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Rektor UKAW Kupang, Prof. Dr. Ir. Godlief Fredrik Neonufa, M.T., menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah krusial mengingat kedekatan historis antara kedua kampus, di mana mayoritas tenaga pendidik di UKAW merupakan alumni pascasarjana UM.
​”Kami melihat UM sebagai mitra strategis untuk melakukan lompatan kualitas. Dengan banyaknya dosen kami yang lulusan UM, sinkronisasi standar mutu pendidikan akan berjalan lebih efektif dan organik,” ujar Prof. Godlief.

​Salah satu poin unggulan dalam kesepakatan ini adalah tawaran program Fast Track dari Universitas Negeri Malang. Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menegaskan bahwa UM siap memberikan “karpet merah” bagi mahasiswa berprestasi dari UKAW Kupang untuk menempuh jalur percepatan studi lanjut.
​”Kami ingin kerja sama ini memberikan dampak nyata. Mahasiswa potensial dari UKAW dapat mulai menempuh mata kuliah jenjang S2 atau S3 di UM lebih awal. Ini adalah upaya kita bersama untuk mencetak kader akademisi yang mumpuni dalam waktu yang lebih efisien,” jelas Prof. Hariyono.

​Tak hanya di bidang pendidikan, Prof. Hariyono juga menginstruksikan para Dekan di lingkungan UM untuk segera merancang agenda riset bersama dan program pertukaran mahasiswa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi berbasis riset terhadap tantangan lokal di wilayah Kupang dan sekitarnya.
​Dengan adanya payung hukum MoU ini, kedua universitas optimis dapat menciptakan ekosistem akademik yang lebih inklusif dan integratif, sekaligus memperkokoh posisi keduanya sebagai institusi pendidikan yang kontributif di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Berita Terkini

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Thailand 2026 di Buriram, Marc Marquez Gagal Finis karena Velg Rusak

IDEA JATIM, OLAHRAGA - Pembalap Marco Bezzecchi tampil perkasa...

Safari Ramadan Perdana Pemkab Pasuruan, Bupati Rusdi Sutejo Ajak ASN Jaga Integritas dan Perkuat Sinergi Ulama – Pemerintah

IDEA JATIM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk pertama...

Nelayan Hilang Di Perairan Sepulu Bangkalan Ditemukan Dalam Keadaan MD

IDEA JATIM, SUMENEP - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR)...
spot_img