IDEA JATIM, MALANG – Kesungguhan dalam mencintai Alquran mengantarkan siswa MA Almaarif Singosari, Muchammad Salman Al Farisi, kelas XII-5 berhasil meraih Juara Harapan 1 Cabang Hifdz Qur’an Golongan 10 Juz Putra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIV Kota Surabaya.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya pada 6 – 8 Februari 2026 kemarin ini diikuti para peserta terbaik dari berbagai daerah. Dalam ajang tersebut, Salman tampil sebagai satu-satunya delegasi dari MA Almaarif Singosari.
Kepala MA Almaarif Singosari, Khoirul Anam, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa capaian tersebut bukan sekadar kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga bukti kecintaan generasi muda terhadap Alquran.
“Prestasi ini bukan sekadar kemenangan kompetisi, tetapi bukti kecintaan kami, khususnya ananda Muchammad Salman Al Farisi, kepada Alquran. Semoga keberkahan ini menjadi cahaya bagi perjalanan studinya dan inspirasi bagi seluruh keluarga besar madrasah,” ujarnya, Kamis, (12/3/2026).
Anam juga berharap keberhasilan Salman mampu menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk semakin dekat dengan Alquran.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk lebih mencintai Alquran, sehingga madrasah kami tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kental dengan suasana qur’ani. Kami juga berharap prestasi ini dapat meningkat hingga tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya.
Anam juga menyampaikan, mempertahankan prestasi merupakan tantangan yang tidak kalah besar dibanding meraihnya. Sehingga MA Almaarif Singosari menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga tradisi prestasi di bidang Alquran.
Beberapa program yang disiapkan antara lain intensifikasi pembinaan melalui Center of Excellence, menghadirkan pelatih profesional atau juri MTQ sebagai mentor, hingga melakukan talent scouting sejak masa PPDB atau MATSAMA agar ketersediaan kader kafilah MTQ selalu terjaga dalam beberapa tahun ke depan.
Selain itu, pihak madrasah juga berupaya melibatkan peran orang tua dalam proses pembinaan siswa.
“Prestasi tidak boleh berhenti pada satu sosok saja. Kami terus mencari dan membina bibit-bibit baru serta melibatkan orang tua agar bersama-sama mendukung perkembangan siswa. Kami akan terus mengirim lebih banyak delegasi dalam ajang serupa agar madrasah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)



