Semangat Kebangkitan di ITN Malang: Dari Lilin Syahdu hingga Pesan Paskah Secepat Internet

IDEA JATIM, ​MALANG – Ratusan lilin menyala terang membelah kegelapan di lingkungan Kampus 2 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang pada Sabtu malam (04/04/2026). Suasana khidmat menyelimuti Unit Pastoral Kapel St. Thomas Aquinas saat umat Katolik berkumpul merayakan Misa Vigili Paskah, sebuah momentum refleksi atas kebangkitan Yesus Kristus.

​Prosesi yang diawali dengan Liturgi Cahaya ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol harapan bagi sivitas akademika dan warga sekitar. Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD, yang hadir bersama keluarga, memberikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin di lingkungan kampus.

​”Terang kebangkitan Kristus kiranya senantiasa memberkati langkah kita semua. Perayaan di kapel ini dari tahun ke tahun terasa semakin meriah dan membawa warna positif bagi ITN Malang,” ujar Awan dalam sambutannya.

​Misa dipimpin oleh Romo Cayetanus Andreas Masriat, Pr., atau yang akrab disapa Romo Novly. Dalam khotbahnya yang segar dan relevan, ia mengajak umat untuk menyebarkan kasih dengan kecepatan yang melebihi teknologi masa kini.

​”Semoga peristiwa kebangkitan Tuhan membuat kita bangkit dari kegelisahan menuju rasa syukur. Semangat Paskah harus dibawa lebih cepat dari kecepatan internet,” pesan Romo Novly. Ia menekankan bahwa pengendalian diri yang dilatih selama masa Prapaskah, seperti menahan amarah dan iri hati, harus terus dihidupi dalam keseharian.

​Ada yang berbeda pada organisasi Paskah tahun ini. Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Albertus de Trapani, J. Dwi Suhartono, menjelaskan bahwa kepanitiaan Kapel ITN kini telah terintegrasi penuh dengan paroki. Langkah ini selaras dengan visi Keuskupan Malang menyongsong satu abad di tahun 2027 dengan tema “Berjalan Bersama Kaum Remaja.”

​”Kapel ini sangat strategis sebagai gereja mahasiswa. Kami ingin mewujudkan Gereja Berwajah Muda, di mana anak muda menjadi ujung tombak pelayanan dan ekspresi iman,” jelas Dwi.

​​Suka cita Paskah memuncak pada Minggu siang melalui berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak Sekami, Orang Muda Katolik (OMK), hingga para orang tua. Salah satu momen ikonik adalah kemenangan Michella Wishtine, siswi kelas 4 SD, dalam lomba menghias telur.

​Michella membuat kreasi unik bertajuk “Tower Rapunzel” dari wadah shuttlecock. Dengan polos ia menuliskan pesan menyentuh: “Kasih Yesusku lebih tinggi dari tower Rapunzel dan lebih panjang dari rambut Rapunzel.”

​Perayaan Paskah di ITN Malang tahun ini sukses memadukan kedalaman spiritualitas dengan kegembiraan komunitas, membuktikan bahwa semangat kebangkitan selalu relevan bagi lintas generasi. (*)

Berita Terkini

UMM Siapkan Beasiswa Khusus Aktivis Kampus dan Kategori Mahasiswa Berprestasi 2026

IDEA JATIM, ​MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menunjukkan...

Gerebek Syawal SDN Randusari Pasuruan, Gunungan Ketupat Berisi Uang dan Alat Sekolah Diserbu Siswa

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Cara unik menanamkan kecintaan budaya sejak...

Perbaikan Gorong-Gorong Ambles di Kepulungan Pasuruan Dikebut, Target Rampung 5 Hari

IDEAJATIM.ID, PASURUAN - Respons cepat ditunjukkan Pemkab Pasuruan dalam...

Pasoeroean Tempo Doeloe 2026 Resmi Dibuka, Kirab 999 Satriyo Piningit Meriahkan Kota Pasuruan

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Gelaran budaya tahunan kebanggaan warga, Pasoeroean...
spot_img