IDEA JATIM, MALANG – Lapas Kelas I Malang (Lapas Malang) penuhi hak layanan kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan VCT Mobile (Voluntary Counseling and Testing Mobile) dan pemeriksaan kesehatan gratis, Selasa (10/2). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi berkelanjutan antara Lapas Kelas I Malang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Kalapas Malang Teguh Pamuji mengatakan, VCT Mobile dan pemeriksaan kesehatan ini, digelar serentak di area klinik layanan kesehatan Lapas Malang. Pemeriksaan meliputi kondisi kesehatan umum serta deteksi dini penyakit menular, seperti HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS).
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif rutin untuk menjaga kesehatan warga binaan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat,” ujarnya.
Sebanyak 155 WBP mengikuti program tersebut. Seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan (nakes) profesional dari Dinkes Kota Malang dengan pendampingan petugas Lapas.
Warga binaan tampak mengikuti pemeriksaan secara tertib dan kooperatif. Selain layanan pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi singkat mengenai pola hidup bersih dan sehat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pribadi maupun lingkungan.
“Kegiatan VCT Mobile dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan,” ujar Teguh Pamuji.
Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan langkah preventif dalam mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas yang memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi.
“Selain itu, program ini selaras dengan upaya pencegahan penyakit menular, khususnya di lingkungan pemasyarakatan,” tambahnya. (*)




