MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Luncurkan 7 Buku, Perkuat Budaya Literasi di Madrasah

IDEA JATIM, MALANG – MTs Terpadu Ar Roihan Lawang semakin memperkuat identitasnya sebagai Madrasah Literasi di Malang Raya setelah meluncurkan 7 buku karya siswa, guru dan kepala madrasah pada pertengahan bulan kemarin.

Peluncuran buku tersebut sudah dilakukan setiap tahun. Kepala MTs Terpadu Ar Roihan Lawang, Redite Kurniawan, M.Pd. menjadi pelopor dalam meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah.

Sejak saat itu, seluruh warga madrasah sudah terbiasa dengan menulis ide, mendengar yang dituangkan ke dalam sebuah karya buku.

Peluncuran buku ini tidak hanya membuat bangga Redite. Ia juga mengapresiasi guru, siswa dan orang tua yang konsisten terlibat dalam peluncuran buku ini.

“Kami sangat senang bisa secara khusus menghadirkan anak-anak dan orang tua karena telah berkontribusi menulis buku yang kami luncurkan hari ini. Semoga peluncuran buku ini bukan hanya untuk dipamerkan, tetapi benar-benar dibaca dan memberi kebermanfaatan.” ujar Redite, Jumat, (28/11) kemarin.

mts terpadu ar roihan lawang
Kepala MTs Terpadu Ar Roihan Lawang, Redite Kurniawan, M.Pd. saat memberikan sambutan.

Kegiatan yang digelar di Ghobed Café, Jalan A. Yani No. 1 Sumber Porong Lawang tersebut secara resmi meluncurkan tujuh buku dari berbagai genre dan kelompok penulis, yakni Penakluk Sungai Way Sematus (Novel anak karya kepala madrasah), Buku Seri Cerita Bergambar karya Kepala Madrasah antara lain, Bermain Oprog (Lempar Batu), Bermain Tulupan (Sumpit), Ngarak Gendruwo (Mengarak Hantu), Bermain Geredan Numpak Keseran (Menarik Gerobak) dan Bermain Layangan (Layang-layang).

Kemudian Buku berjudul Pendidikan di Persimpangan Zaman: Antara Nilai, Amanah, dan Tantangan Digital (Buku Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Guru), Sajadah di Ujung Senja (Buku Antologi Puisi karya Nur Istikhoroh), Tiga Hati di Taman Langit (Buku Kumpulan Karya Kreatif Siswa), Young and Research Vol. 5 (Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Siswa) dan Anak Hebat Bisa Bereksperimen (Buku Panduan Belajar Sains Menyenangkan bagi Siswa Berkebutuhan Khusus).

mts terpadu ar roihan lawang
Dewan Guru MTs Terpadu Ar Roihan Lawang berfoto bersama

“Menulis adalah sesuatu yang menyenangkan jika kita sadar bahwa kita perlu menulis. Jika mindset-nya menulis itu berat, maka akan terasa berat pula. Jangan lupa banyak membaca, karena semakin banyak membaca akan semakin mudah untuk menulis.” imbuh Redite.

Turut hadir memberi dukungan dalam kegiatan tersebut, yakni H. Miftachul Khoir, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Madrasah, Abdul Rahim Karim, M.Pd., Dosen IAIN Palopo, Perwakilan dewan juri, perwakilan Komite MTs Terpadu Ar Roihan Lawang dan lainnya. (*)

Berita Terkini

Mudik sebagai Gaya Hidup Modern: Dari Tradisi Leluhur ke Fenomena Sosial Global

IDEA JATIM - Mudik kini bukan sekadar tradisi, tetapi...

Fakta atau Mitos: Apakah Mudik Berasal dari Budaya China? Ini Penjelasan Ilmiahnya

IDEA JATIM - Di tengah maraknya informasi di internet,...

Asal Usul Tradisi Mudik di Indonesia: Benarkah Terinspirasi dari Budaya China?

IDEA JATIM - Tradisi mudik telah menjadi bagian tak...

Mahasiswi Universitas Yudharta Pasuruan Raih Runner Up 4 Puteri Muslimah Jatim 2026 di Surabaya

IDEAJATIM.ID, PASURUAN - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas...
spot_img