IDEA JATIM, MALANG – Suasana berbeda tampak di lingkungan MIN 1 Kota Malang pada akhir pekan ini. Tak ada deru pelajaran formal di kelas; yang terdengar justru riuh rendah percakapan siswa dalam bahasa internasional. Menggandeng Kampung Keminggris Blitar, MIN 1 Kota Malang resmi meluncurkan program “Weekend Experience”, sebuah inisiatif intensif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa.
Kegiatan ini berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada 11–12 April dan akan dilanjutkan pada 18–19 April 2026. Dibuka dengan khidmat melalui apel pagi, acara ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Kepala MIN 1 Kota Malang, Hj. Siti Aisah, S.Ag, M.Pd., yang disaksikan oleh jajaran wakil kepala serta dewan guru.
Dalam sambutannya yang penuh motivasi, Siti Aisah menekankan bahwa Weekend Experience bukan sekadar kursus tambahan, melainkan ruang aman bagi siswa untuk berani berekspresi tanpa rasa takut.
”Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat belajar dengan baik, berani mencoba, dan tidak takut salah. Karena dari kesalahan itulah mereka akan belajar menjadi lebih baik lagi,” ujar Siti Aisah saat meninjau kegiatan, Minggu (12/4).
Dia menggarisbawahi bahwa kendala terbesar dalam berbahasa asing seringkali adalah rasa malu. Oleh karena itu, selama dua hari penuh, para siswa dianjurkan untuk berkomunikasi sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris dalam praktik langsung.
Menariknya, program ini tidak hanya fokus pada grammar atau vocabulary. Siti Aisah menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pendamping dari Kampung Keminggris Blitar ini juga menyasar pembentukan karakter (character building). ”Kita belajar bagaimana berkomunikasi yang baik, cara bertanya yang sopan, hingga seni bekerja sama dalam kelompok,” tambahnya.
Kepala Madrasah berharap seluruh peserta benar-benar memanfaatkan momen ini sebagai batu loncatan untuk menjadi pribadi yang percaya diri di kancah global.
”Jangan pernah takut bertanya jika tidak tahu. Kita harus berani. Manfaatkan setiap detik di Weekend Experience ini untuk terus belajar dan belajar,” pungkasnya dengan nada optimis.
Dengan adanya program ini, MIN 1 Kota Malang kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan relevan dengan tantangan zaman bagi para siswanya. (*)




