MI BAIPAS Malang Dilirik UiTM Malaysia, Peluang Kerja Sama Pendidikan Islam Terbuka Lebar

IDEAJATIM.ID, MALANG – MI BAIPAS Kota Malang dilirik Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia sebagai mitra potensial dalam pengembangan pendidikan Islam terpadu di Malang.

Kunjungan delegasi UiTM ke MI BAIPAS pada akhir pekan kemarin menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di madrasah yang berlokasi di daerah Sudimoro, Kota Malang ini mulai mendapat perhatian internasional.

Momentum ini sekaligus memperkuat posisi MI BAIPAS sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar Islam yang berkembang pesat di Kota Malang.

Perwakilan UiTM, Prof Salahuddin, mengungkapkan ketertarikannya terhadap sistem pendidikan yang diterapkan MI BAIPAS. Ia menilai konsep pembelajaran terpadu antara akademik dan keagamaan menjadi kekuatan utama yang jarang dimiliki sekolah lain di usia yang masih relatif muda.

“Sekolah ini memiliki potensi besar. Meski baru berusia sembilan tahun, perkembangannya sangat pesat, baik dari jumlah santri maupun tenaga pengajar,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan full day school yang diterapkan MI BAIPAS selaras dengan sistem pendidikan di Malaysia. Siswa tidak hanya mendapatkan materi akademik seperti sains dan matematika, tetapi juga penguatan pendidikan diniyah yang membentuk karakter dan spiritualitas sejak dini.

Ia juga menilai tingginya kepercayaan masyarakat menjadi indikator keberhasilan lembaga tersebut dalam menjaga kualitas pendidikan. MI BAIPAS dinilai mampu menjawab kebutuhan orang tua yang menginginkan pendidikan seimbang antara ilmu umum dan agama.

“Ini menunjukkan institusi ini sudah menjadi pilihan masyarakat. Sebuah perkembangan yang sangat positif,” tambahnya.

Melihat potensi tersebut, UiTM membuka peluang kerja sama strategis, mulai dari pertukaran pengalaman, pengembangan kurikulum, hingga program pendidikan Islam berbasis internasional.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala MI BAIPAS Kota Malang, Mamak Mutamakin, S.Pd.I., Gr menyampaikan, bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal bagi MI BAIPAS untuk memperluas jejaring global.

“Dengan kolaborasi lintas negara, kami optimistis mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

PMI Kota Mojokerto Yakin Capai 22.000 Kantong Darah di 2026

IDEAJATIM.ID, MOJOKERTO- Performa dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota...

Wisata Penuh Warna di BNS; Jadi Pilihan dan Andalan Berlibur Malam Hari di Kota Batu

IDEA JATIM, BATU - Batu Night Spectacular, Destinasi Wisata...

Pemkot Batu Mulai Terapkan Kebijakan WFH

IDEA JATIM, BATU – Aparatur Sipil Negara (ASN) di...

Semangat Kebangkitan di ITN Malang: Dari Lilin Syahdu hingga Pesan Paskah Secepat Internet

IDEA JATIM, ​MALANG – Ratusan lilin menyala terang membelah...
spot_img