Rabu, 4 Februari, 2026

Kadindik Jatim Ajak Siswa Terampil Menulis dan Public Speaking

IDEA JATIM, MALANG – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., MM menghadiri acara Sarasehan Pelajar Jawa Timur 2026 di SMA Negeri 9 Malang, Selasa (3/2). Kegiatan ini diinisiasi oleh Asosiasi Jurnalis Perempuan (AJP) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Dikemas dengan acara Pelatihan Penulisan Kreatif dan Public Speaking. Topiknya, Pelajar Gen Z : Menulis, Berbicara dan Berdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Aries menegaskan bahwa acara ini bukan untuk mencetak siswa menjadi jurnalis atau wartawan. Semata-mata bukan itu. Melainkan agar siswa mengetahui dan mengerti tentang penulisan dari bacaan yang selama ini mereka baca. Baik di media massa maupun media sosial. Termasuk juga buku maupun jurnal.

“Lebih dari itu setidaknya siswa tau proses dari pembuatan tulisan itu. Bagaimana tahapan dan prosesnya. Baik yang diperoleh dari proses liputan oleh jurnalis atau oleh penulis lain sebagai konten kreator di media sosial,” katanya.

Aries menjelaskan, pelatihan ini penting. Agar siswa juga terampil menulis. Membuat tulisan dengan hati. Yang memiliki nilai emosi. Kalimat yang runtut. Dengan kata dan diksi yang benar.

“Tulisan itu harus baik dan benar. Sehingga tidak menyakiti hati orang lain. Selama ini mungkin tidak terpikirkan oleh anak-anak. Karenanya pelatihan ini penting untuk mengetahui cara penulisan yang benar,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan, bahwa Gen Z adalah generasi teknologi. Perkembangan teknologi saat ini ada di tangan mereka. Perkembangan emosi dan karakter Gen Z dipengaruhi oleh teknologi. Keterampilan mereka bahkan mengalahkan generasi sebelumnya.

“Mereka (Gen Z) punya ciri khas yang cepat, keterampilan digital native, kritis dan selalu ingin didengar. Maka harapan kami, ciri khas itu harus diimbangi dengan etika. Cerdas boleh, pintar harus, tapi harus juga berkarakter dan punya adab,” tegasnya.

Menurut Aries, Gen Z harus memiliki ilmu dan pandangan terhadap informasi yang di dapat. Bersikap kritis. Namun selektif. Tidak mudah menerima informasi tanpa dicerna dan dikonfirmasi.

Sikap kritis bisa diwujudkan dalam bentuk tulisan. Berani mengatakan isi hati dengan cara dan bahasa yang tepat. Ada kesesuaian antara isi pikiran dan perasaan hati.

Aries juga menyampaikan bahwa kemampuan public speaking dan menulis itu menjadi narasi saat menghadapi orang lain. Kecerdasan seseorang salah satunya dapat dilihat dari tata bahasa yang dipakai.

Menyusun kata dalam kalimat dengan tepat. Sehingga tidak melukai orang lain. Rapi dan sistematis. “Publik speaking itu berani. Bukan sempurna. Tapi berani. Karena semua perubahan itu selalu diawali dengan kata-kata. Tulisan maupun kata-kata akan melahirkan tindakan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

Skarigavaganza Magnet Prestasi 1.380 Siswa SMP se-Malang Raya

IDEA JATIM, MALANG – Semangat kompetisi membara di SMK...

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Gempol Pasuruan Terendam Banjir

IDEA JATIM, PASURUAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah...
spot_img