IDEA JATIM, MALANG – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti SMAN 1 Turen, Kabupaten Malang, pada Sabtu (28/3). Sekolah yang dikenal dengan julukan Mitreka Satata ini menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 sekaligus Halalbihalal Idulfitri 1447 H, yang menjadi momentum peluncuran program inovasi unggulan bernama LiWiDa.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) beserta keluarga, jajaran Muspika Turen, komite sekolah, hingga para purna tugas kepala sekolah dan guru. Kehadiran para senior ini menjadi simbol estafet perjuangan dalam membangun kualitas pendidikan di Turen.
Kepala SMAN 1 Turen, Agus Harianto, M.Pd., menyampaikan bahwa perayaan tahun ini terasa spesial karena menggabungkan rasa syukur pertambahan usia sekolah dengan tradisi saling memaafkan di bulan Syawal.
”HUT SMAN 1 Turen sebenarnya jatuh pada 1 April. Karena berdekatan dengan momen Lebaran, kami kemas tasyakurannya bersamaan dengan halalbihalal. Ini bentuk syukur atas perjalanan 35 tahun sekolah ini melayani masyarakat,” ujar Agus.
Dalam sambutannya, Agus memperkenalkan LiWiDa (Literasi Wisata Daerah). Program ini merupakan langkah konkret SMAN 1 Turen dalam mewujudkan visi sebagai “Sekolah Pariwisata Berbasis Adiwiyata”.
Inovasi ini bertujuan menguatkan kemampuan literasi siswa melalui pengenalan potensi wisata lokal. Agus berharap dukungan dari para tokoh masyarakat dan purna tugas agar program ini mampu mendongkrak kompetensi siswa di era digital.
”LiWiDa adalah komitmen kami mengenalkan potensi daerah. Kami mohon doa restu agar program ini membawa dampak positif bagi siswa,” imbuhnya.
Selain inovasi, SMAN 1 Turen juga mengukuhkan posisinya sebagai sekolah berprestasi. Sekolah ini menjadi satu-satunya wakil SMA dari Kabupaten Malang dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sisi humanis dan kecintaan terhadap literasi juga ditunjukkan Agus Harianto dalam acara tersebut. Pria yang baru saja merilis buku kesebelasnya ini membagikan karya novel terbarunya berjudul “Jejak-Jejak yang Terpatri” kepada empat mantan Kepala SMAN 1 Turen yang hadir.
”Kami hanya meneruskan warisan program luar biasa yang telah beliau-beliau rintis. Ini bentuk penghormatan kami kepada para senior,” ungkapnya tulus.
Acara semakin semarak dengan penampilan vokal siswa-siswi calon peserta FLS2N dan pembagian berbagai doorprize, termasuk satu unit kulkas sumbangan dari alumni sukses.
Sebagai penutup, Ketua Komite SMAN 1 Turen sekaligus Kepala KUA Turen, KH. Drs. Muhammad Shodiq, M.S.I., memberikan tausiah singkat. Beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kompetensi akademis dengan kemuliaan akhlak bagi seluruh civitas akademika pasca-Ramadan.
Rangkaian peringatan HUT ke-35 ini akan berlanjut dengan berbagai lomba internal sepanjang April, dan mencapai puncaknya pada perayaan besar 1 Mei mendatang. (*)



