IDEA JATIM, MALANG – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H menjadi pijakan bagi Politeknik Negeri Malang (Polinema) untuk memperkuat fondasi spiritual dan profesionalisme pegawainya. Melalui kegiatan pembinaan pegawai dalam bingkai Halal Bihalal, Polinema mengusung visi besar untuk bertransformasi menjadi “Kampus Berdampak” melalui penguatan sinergi antar-elemen civitas akademika.
Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Masjid Raya An-Nur Polinema pada Selasa, 31 Maret 2026. Agenda tahunan ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi, dekanat, ketua jurusan, kepala program studi (kaprodi), kepala biro dan unit, serta seluruh dosen dan karyawan di lingkungan Polinema.
Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT, dalam sambutannya menekankan bahwa ibadah selama bulan suci Ramadan seharusnya menjadi energi baru dalam bekerja. Ia berharap “lulusan” madrasah Ramadan tahun ini memiliki peningkatan kualitas yang signifikan, baik secara spiritual maupun sosial.
”Setelah sebulan penuh kita ditempa, semoga Ramadan membuat kita kembali fitri dengan hati yang bersih. Semangat baru ini harus dikonversi menjadi kinerja terbaik bagi institusi yang kita cintai,” ujar Supriatna dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, dia menyoroti pentingnya budaya saling memaafkan dan memahami keberagaman di lingkungan kampus. Menurutnya, perbedaan karakter dan pemikiran di antara pegawai adalah kekayaan, bukan sumber perpecahan.
”Perbedaan itu untuk dimengerti, bukan dipertentangkan. Menjaga ukhuwah dan kekompakan adalah kunci utama bagi majunya sebuah institusi,” tegasnya.
Suasana religius semakin kental dengan kehadiran Dr. KH. Anas Fauzi, S.Ag. M.Pd.I., Pengasuh Pondok Pesantren Ar-Razzaq Slamparejo, Jabung. Dalam tausiyahnya, ulama yang dikenal lugas ini memberikan pencerahan mengenai pentingnya menjaga silaturahmi sebagai pembuka pintu rezeki dan keberkahan bagi organisasi. Dia mengajak seluruh pegawai Polinema untuk menjadikan kerja sebagai bagian dari ibadah yang nyata.
Kegiatan Halal Bihalal kali ini terasa lebih spesial dan emosional karena dirangkaikan dengan pelepasan Jamaah Calon Haji Polinema. Tahun ini, sebanyak 12 orang civitas akademika Polinema akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Pelepasan ini menjadi simbol keberkahan bagi institusi, sekaligus doa bersama agar para calon jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan mushafahah (bersalam-salaman) sebagai simbol luruhnya khilaf dan dimulainya lembaran baru menuju Polinema yang lebih unggul dan berdampak bagi masyarakat luas. (*)




