Hadirkan Pendongeng Inspiratif, Tanamkan Teladan Sifat Nabi pada Siswa

IDEA JATIM, MALANG – Kegiatan Pondok Ramadan MINU Polowijen Kota Malang berlangsung meriah dan penuh keceriaan.
Salah satu kegiatan yang paling menarik adalah sesi dongeng inspiratif yang menghadirkan dua pendongeng kondang, Kak Edi dan Kak Renza. Keduanya dikenal dengan gaya bercerita yang khas dengan membawa boneka sebagai media untuk menghidupkan cerita.
“Kehadiran dua pendongeng tersebut membuat suasana Pondok Ramadan semakin semarak. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap alur cerita yang disampaikan dengan gaya interaktif, humoris, dan sarat pesan moral,” ujara Kepala MINU Polowijen Kota Malang, Mubin Ardiansyah, S.PdI. Kamis, (12/3/2026).

Kegiatan dongeng tersebut dibagi menjadi dua sesi sesuai jenjang kelas. Untuk siswa kelas bawah, yakni kelas 1 hingga kelas 3, disampaikan kisah tentang seorang nenek yang membenci Nabi Muhammad SAW.

Kisah tersebut menceritakan seorang wanita tua Yahudi yang setiap hari melempari Nabi Muhammad SAW dengan kotoran dan sampah saat beliau melintas menuju masjid.
Meski sering dizalimi, Nabi Muhammad SAW tetap bersikap sabar dan tidak pernah membalas perlakuan buruk tersebut. Bahkan ketika suatu hari wanita tua itu sakit dan tidak terlihat seperti biasanya, Nabi justru datang menjenguknya. Sikap mulia tersebut membuat wanita tua itu tersentuh hingga akhirnya memeluk agama Islam.

Sementara itu, untuk siswa kelas atas, yakni kelas 4 hingga kelas 6, para pendongeng menyampaikan kisah-kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW yang dapat menjadi inspirasi bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Cerita disampaikan dengan penuh pesan tentang pentingnya kejujuran, kesabaran, dan sikap saling menghormati.
Mubin juga menjelaskan, bahwa rangkaian kegiatan Pondok Ramadan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa sejak dini.
Menurutnya, kegiatan yang dikemas secara menyenangkan seperti dongeng membuat pesan moral lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
“Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini kami ingin menguatkan karakter siswa sekaligus menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh keceriaan dan semangat belajar,” ujarnya.
Rangkaian Pondok Ramadan di tutup dengan pembagian takjil pada Jumat, (13/3/2026) sore hari ini. (*)

Berita Terkini

Siswa MA Almaarif Singosari Raih Juara MTQ Surabaya, Cetak Generasi Cinta Alquran

IDEA JATIM, MALANG - Kesungguhan dalam mencintai Alquran mengantarkan...

Ops Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Lima Poin Jadi Atensi Di kota Malang

IDEA JATIM, MALANG – Operasi (Ops) Ketupat Semeru 2026,...

Lapas Kelas I Malang Gandeng Jurnalis Malang Raya, Dukung Pers Sehat Lewat Bukber Ramadan 1447 H

IDEA JATIM, MALANG – Kehangatan di Bulan Ramadan 1447...

Eks Menag Yaqut Ditahan KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

IDEA JATIM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan...
spot_img