Kamis, 19 Februari, 2026

Bumdes Berkah Bersama Desa Kandung Kembangkan 30 Ribu Puyuh, Produksi 2 Kwintal Telur per Hari

IDEA JATIM, MALANG – Potensi bisnis budidaya burung puyuh di Desa Kandung, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan kian menjanjikan.

Melalui Bumdes Berkah Bersama, sebanyak 30 ribu ekor puyuh dikembangkan dengan produksi mencapai 2 kwintal telur per hari dan kontrak distribusi hingga 1,5 ton per minggu ke retail di Jawa Timur.

Di atas lahan yang cukup luas, Bumdes mengelola kandang sistem terbuka dan tertutup dengan total populasi mencapai 30 ribu ekor burung puyuh.

Kepala Desa Kandung, Adif Lutfi Mubarok, menjelaskan bahwa saat ini sekitar 20 ribu ekor masih produktif, sementara 10 ribu ekor lainnya telah memasuki masa afkir.
“Sekarang ada 20 ribu ekor yang produktif. Untuk 10 ribu ekor sudah afkir,” ujar Adif saat meninjau produksi telur puyuh,Kamis (19/2/2026).

Dari puluhan ribu ekor tersebut, produksi telur puyuh mampu menembus hingga 2 kwintal per hari. Bahkan, pemasaran sudah terjamin melalui kontrak kerja sama dengan salah satu retail di Jawa Timur yang mengambil suplai antara 1 hingga 1,5 ton telur setiap pekan.

Adif menegaskan, produktivitas puyuh dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kualitas bibit, pakan, hingga kebersihan kandang. Keunggulan ternak puyuh juga terletak pada usia produksi yang cepat dan masa produktif yang panjang hingga 18 bulan.

“Permintaan pasar sangat tinggi. Produksi yang ada sekarang pun belum mampu mencukupi kebutuhan di Kabupaten Pasuruan dan daerah lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Winongan, Ganis Subintang, mengapresiasi keseriusan Bumdes Berkah Bersama dalam mengembangkan usaha desa. Pada 2025, Bumdes ini menerima bantuan Program Desa Berdaya dari DMPD Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 100 juta yang dimanfaatkan untuk penambahan populasi dan pengembangan usaha.

Menurut Ganis, budidaya puyuh tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian desa. Mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan warga, hingga berkontribusi pada Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Ending-nya bisa menjadi PADes dan memperkuat pembangunan desa,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

Jam Kerja ASN Pemkab Pasuruan Selama Ramadhan 1447 H Jadi 32,5 Jam per Pekan

IDEA JATIM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi mengatur...

Truk Diduga RemBlong Tabrak Empat Kendaraan di Jalan Raya Pattimura Batu; Satu Tewas, Empat Luka-Luka

IDEA JATIM, BATU – Kecelakaan maut yang melibatkan lima...

Pemkot Batu Buka Akses Kolaborasi Internasional, Fokus Hilirisasi Riset Pertanian dan Pariwisata

IDEA JATIM, BATU – Pemerintah Kota Batu membuka peluang...
spot_img