IDEA JATIM, MALANG – Era jualan daring tak lagi sekadar soal unggah foto. Memahami algoritma dan strategi konversi kini menjadi “senjata” wajib bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Ma Chung menggandeng TikTok Shop menggelar Bootcamp Waktunya STARt Academy yang berlangsung intensif pada 9-13 Februari 2026.
Program ini bukan sekadar seminar biasa. Selama lima hari, mahasiswa dari berbagai program studi digembleng secara komprehensif, mulai dari analisis data, produksi konten kreatif, hingga strategi digital affiliate untuk mendatangkan keuntungan nyata.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Ma Chung, Wawan Eko Yulianto, Ph.D., mengungkapkan kebanggaannya atas kolaborasi ini. Menurutnya, pengetahuan yang dibagikan langsung oleh praktisi TikTok Shop adalah ilmu “dapur” yang sangat mahal harganya.
”Ini adalah hal yang tidak bisa kita dapatkan hanya dengan sekadar scrolling di media sosial. Kita belajar langsung soal analitik, cara kerja platform, hingga teknis memasarkan produk,” ujar Wawan.
Menariknya, program di Universitas Ma Chung ini merupakan debut bagi dua inisiatif terbaru TikTok Shop: Entrepreneur Development dan Digital Affiliate. “Ini pertama kalinya TikTok Shop menjalankan dua program baru tersebut di kampus. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan ini,” tambahnya.
Tak berhenti di ruang kelas, para peserta ditantang dalam kompetisi kelompok untuk mengimplementasikan materi secara langsung. Peserta yang lolos ujian pun berkesempatan melanjutkan ke tahap corporate practice bersama mitra TikTok Shop.
Mochammad Faisal Dzulfikar, TikTok Shop by Tokopedia SMB Partnership Lead, menekankan pentingnya aktualisasi. “Esensi pembelajaran bukan hanya memahami teori, tapi bagaimana kita mengaktualisasikannya di dunia nyata melalui corporate practice,” jelasnya.
Sesi teknis yang dibawakan oleh Yohana Uli Prisilia Damanik mengupas tuntas rahasia di balik layar live streaming. Mulai dari menyusun skrip yang persuasif, mengatur bingkai kamera (framing), hingga cara host merepresentasikan produk dengan kuat.
Selain mencetak lulusan yang kompeten secara praktik, program ini membawa misi sosial yang besar. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi UMKM di wilayah Malang Raya agar lebih “melek” digital dan mampu bersaing di pasar nasional.
Melalui Bootcamp Waktunya STARt Academy, Universitas Ma Chung optimistis lulusannya tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan yang siap menjawab perubahan zaman. (*)




