Borong Tujuh Medali, SKARIGA Kokohkan Kota Malang Juara Umum LKS Jawa Timur 2026

IDEA JATIM, MALANG – ​Hebat. Luar biasa. Kota Malang kembali tegak berdiri di puncak tertinggi pendidikan vokasi. Kabar itu datang dari ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. Kota Malang resmi dinobatkan sebagai Juara Umum.

​Ini bukan sekadar juara. Ini adalah quattrick. Empat kali berturut-turut. Dan aktor utama di balik layar emas itu adalah SMK PGRI 3 Malang. Sekolah yang lebih beken disebut Skariga.

​Saya membayangkan betapa sibuknya Dr. M. Lukman Hakim, Sang Kepala Sekolah, belakangan ini. Wajahnya pasti sumringah, tapi otaknya tetap berputar kencang. “Alhamdulillah, kami kembali mengantarkan Kota Malang sebagai Juara Umum untuk keempat kalinya,” ujar Lukman dengan nada penuh syukur. Ia tidak jumawa. Ia menyebut ini kerja kolektif: siswa, guru, dan doa masyarakat Malang Raya.

​Lonjakannya pun tidak main-main. Tahun lalu, Kota Malang “hanya” membawa pulang 5 medali emas. Tahun ini? Meledak. 11 medali emas terkumpul. Total diprediksi ada 22 medali yang mendarat di pelukan arek-arek Malang. Jarak dengan daerah lain di Jawa Timur pun semakin lebar. Ibarat lari maraton, Malang sudah melaju beberapa tikungan di depan.

​Skariga mengirim 16 delegasi. Tujuh di antaranya pulang membawa piala. Ada Agung Dwi Prasetya yang merajai Prototype Modelling. Ada Ahmad Faiq Alifi yang jagoan di Car Painting. Ada Yasa Saddana di bidang Electronics. Serta duet maut Galant Adista dan Al Hazby Lazuardy di bidang RMS. Mereka bukan sekadar juara; mereka adalah teknisi masa depan yang tangannya sudah “berbicara” di usia muda.

​Tapi Lukman tahu, musuh terbesar bukanlah peserta dari Surabaya atau Kediri. Musuh terbesar adalah rasa puas diri. Maka, tak ada waktu untuk pesta pora berlama-lama. “Sesuai arahan Ibu Gubernur, siswa kami akan segera masuk ke Training Center,” tegasnya.

​Target berikutnya: Jakarta. LKS Tingkat Nasional, Juli 2026. Di sana, lawannya lebih berat. Ada raksasa dari Jawa Tengah dan DKI Jakarta yang sudah menunggu. Meski ada kendala anggaran yang membuat beberapa bidang unggulan tidak dilombakan di level nasional, Lukman tetap optimis. Bidang Electrical Installation kini disiapkan menjadi ujung tombak.

​Bagi Lukman, LKS bukan sekadar adu gengsi soal piala di lemari kaca. Ini soal tiket masa depan. “Juara 1 Nasional itu peluang beasiswanya ratusan juta rupiah,” jelasnya. Astra Education sudah menanti. Belum lagi perusahaan raksasa macam Denso hingga PJB yang siap menyambar mereka sebelum ijazah resmi keluar.

​Itulah esensi SMK. Bukan sekadar lulus, tapi siap tempur. Di tangan Lukman dan tim Skariga, pendidikan vokasi bukan lagi pilihan kedua. Ia adalah jalan tol menuju kesejahteraan. Selamat untuk Skariga. Selamat untuk Kota Malang. Empat kali juara, tapi semangatnya tetap seperti yang pertama. (*)

Berita Terkini

Kolaborasi PTB UM dan UNM, Gelar Mini Seminar Nasional “Bangunan Sehat” untuk Masa Depan Konstruksi

IDEA JATIM, ​MALANG – Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan...

Tim SAR Gabungan Evakuasi ABK Asal China di Perairan Karang Jamuang

IDEA JATIM, SURABAYA — Tim SAR gabungan bekerja sama...

Kota Batu dan Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Pendidikan Inklusif, Fokus pada ULD dan Kemampuan Vokasi

IDEA JATIM, BATU – Pemerintah Kota Batu mempertegas komitmennya...

Saat Siswa MIN 1 Kota Malang “Keminggris”

IDEA JATIM, MALANG - ​Namanya unik: "Weekend Experience". Lokasinya...
spot_img