IDEA JATIM, MALANG – Peluang emas menempuh studi lanjut kini terbuka lebar bagi alumni dan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Ikatan Alumni (IKA) UM baru saja membedah strategi memenangkan beasiswa bergengsi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2026 melalui webinar bertajuk “LPDP 2026: Ready, Prepared, and Successful”, Senin (16/2).
Ketua Umum PP IKA UM, Prof. Dr. Suparno, mengungkapkan bahwa tahun ini pemerintah menyiapkan kuota besar bagi 5.750 penerima. “Dana LPDP ini besar dan memang disiapkan untuk calon peminat yang ingin belajar lebih lanjut. Perlu ada kiat yang ditularkan agar peserta siap bersaing,” ujarnya menyemangati peserta via Zoom Meeting.
Hadir sebagai narasumber, Fatwah Inna Aulisaina, S.E., alumnus FEB UM yang kini menempuh studi di Lancaster University, Inggris, mengingatkan agar peserta tidak “bondho nekat” atau mendaftar tanpa persiapan matang.
“Riset jalur yang cocok, siapkan sertifikat bahasa, dan susun esai yang relevan dengan rencana kontribusi. Jangan daftar dalam kondisi belum siap,” tegas Fatwah. Ia juga menekankan pentingnya melatih mental wawancara dalam dua bahasa.
Senada dengan hal itu, praktisi LPDP Prof. Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd., menambahkan bahwa nilai akademik tinggi bukan satu-satunya penentu. LPDP mencari sosok yang memiliki visi jelas pascastudi. “Peserta harus mampu menunjukkan ke mana arah kontribusinya setelah lulus nanti,” jelasnya.
Inisiatif IKA UM ini bukan sekadar berbagi tips, melainkan langkah nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin Pendidikan Berkualitas dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan penguatan kualitas SDM melalui beasiswa, diharapkan semakin banyak alumni UM yang mampu berkontribusi bagi kemajuan Indonesia di kancah global. (*)




