IDEA JATIM, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial serta kelestarian lingkungan pasca Idul Fitri 2026. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dan Halal Bihalal Kecamatan Bumiaji di Hotel Purnama, Kamis (26/3).

Hadir didampingi Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Wali Kota Nurochman menyoroti tantangan era digital yang kian kompleks. Ia menekankan bahwa semangat Ramadan harus segera dikonversi menjadi aksi nyata dalam pelayanan publik yang adaptif dan inovatif.
Dalam arahannya, Wali Kota Nurochman menginstruksikan agar seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan desa konsisten menjalankan visi “Batu SAE”, khususnya dalam menjaga kearifan lokal dan kelestarian sumber mata air yang menjadi kekayaan utama wilayah Bumiaji.
“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita harus bijak menghadapi perkembangan teknologi agar tidak merusak generasi muda. Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang kuat, saya yakin setiap permasalahan, mulai dari bencana hingga kondisi sosial, dapat kita selesaikan bersama,” tegas Nurochman.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin cepat dan tepat sasaran. “Momentum Idul Fitri ini adalah pengingat bagi kita semua untuk membawa nilai-nilai pengabdian ke dalam tugas keseharian,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kepala Desa se-Kecamatan Bumiaji, pimpinan instansi, serta tokoh masyarakat. Acara ditutup dengan sesi diskusi dan koordinasi untuk menyinkronkan program kerja kecamatan dengan kebijakan strategis Pemerintah Kota Batu demi memastikan pembangunan yang berkelanjutan. (*)




