IDEA JATIM, SURABAYA – Wali Kota Batu Nurochman bersama Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman, menghadiri Diskusi Publik dan Silaturahmi terkait mitigasi dampak geopolitik global yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Rabu (25/3).
Pertemuan strategis ini menjadi langkah krusial Pemerintah Kota Batu dalam memproteksi ekonomi lokal dari fluktuasi harga energi dan gangguan rantai pasok dunia.
Dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, diskusi ini memetakan dampak ketegangan Amerika–Israel dan Iran terhadap stabilitas daerah.
Wali Kota Nurochman hadir untuk memastikan bahwa arah kebijakan ekonomi Kota Batu tetap sinkron dengan langkah mitigasi yang disusun Pemerintah Provinsi dan Pusat.
Wali Kota Nurochman menegaskan bahwa meskipun hasil simulasi makro menunjukkan dampak geopolitik terhadap Jawa Timur relatif kecil (sekitar 0,01–0,02 persen), pemerintah daerah tidak boleh lengah.
Bagi Kota Batu yang berbasis pariwisata dan pertanian, penguatan ketahanan pangan dan stabilitas harga adalah harga mati.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan Kota Batu siap menghadapi segala ketidakpastian global. Fokus utama kami adalah menjaga daya beli masyarakat, memperkuat peran UMKM, dan memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga di tengah potensi inflasi energi,” ujar Nurochman usai acara.
Kehadiran Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, juga memberikan dimensi penting dalam penguatan ekonomi dari unit terkecil, yaitu keluarga. Melalui forum ini, sinergi antara kebijakan pemerintah dan peran ibu rumah tangga dalam mengelola ekonomi domestik menjadi strategi tambahan untuk meredam dampak inflasi di tingkat rumah tangga.
Gubernur Khofifah dalam arahannya optimis bahwa Jawa Timur, termasuk Kota Batu, mampu menjaga pertumbuhan ekonomi jika sinergi antar-pemangku kepentingan terjalin kuat.
“Dengan fundamental ekonomi yang kokoh dan dukungan penuh dari para Bupati/Wali Kota, kita yakin Jatim tetap stabil. Sinergi ini adalah kunci untuk merubah tantangan global menjadi peluang kemandirian ekonomi daerah,” tutur Khofifah.
Melalui forum ini, Wali Kota Nurochman berkomitmen membawa hasil diskusi dan mitigasi dari para pakar ekonomi serta Bank Indonesia untuk segera diimplementasikan dalam program kerja teknis di Kota Batu, guna menjamin kesejahteraan warga tetap terlindungi. (*)




