IDEA JATIM, BATU – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Pemerintah Kota Batu bergerak cepat mengamankan stok dan harga bahan pokok. Wali Kota Batu, Nurochman, turun langsung meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Balai Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, pada Selasa (3/3/2026).

“Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi nyata pemerintah untuk mencegah lonjakan harga sekaligus memastikan asupan nutrisi warga tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar, ” Ujar Cak Nur.
Ia menjelaskan untuk giat dilaksanakan bekerja sama dengan Perum Bulog dan Pemkot Batu menyediakan berbagai komoditas utama dengan harga di bawah pasar:
Beras SPHP: 6 ton tersedia dengan harga Rp55.000/5 kg.
Minyak Goreng: Rp14.500/liter.
Gula Pasir: Rp17.000/kg.
Telur Ayam Ras: Dijual Rp29.000/kg, namun masyarakat bisa menebusnya seharga Rp24.000 dengan menggunakan voucher.
“Untuk semakin meringankan beban warga, panitia membagikan 500 voucher potongan harga senilai Rp5.000. Di lokasi, Wali Kota Nurochman juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga sembari membagikan produk UMKM, sayuran, dan rempah-rempah yang dijajakan di 23 booth yang tersedia,” bebernya.
Wali Kota Nurochman menegaskan bahwa GPM adalah instrumen penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi daerah, khususnya pada komoditas pemicu seperti cabai.
“Kegiatan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama menjelang Idulfitri. Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan kebutuhan pangan warga terpenuhi,” tegasnya.
Selain fokus pada urusan dapur, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Batu. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan bahan pangan murah, tetapi juga mendapatkan fasilitas cek kesehatan secara cuma-cuma. (*)




