IDEA JATIM, BATU – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Batu kembali memicu kerugian materiil. Sebuah rumah milik Bapak Widari yang berlokasi di Jl. Damun, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (23/2) malam.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Menurutnya, kombinasi antara faktor cuaca dan kondisi fisik bangunan menjadi penyebab utama kejadian ini.
“Kondisi konstruksi atap rumah memang sudah cukup rapuh. Begitu hujan dengan intensitas tinggi turun dalam durasi yang lama, beban air tidak lagi mampu ditahan oleh struktur bangunan sehingga ambruk,” ujar Suwoko saat dikonfirmasi, Selasa (24/2).
Berdasarkan hasil kaji cepat personel di lapangan, kerusakan terfokus pada bagian tengah rumah dengan rincian sebagai berikut:
Dimensi Kerusakan: Atap yang ambruk seluas 6×5 meter dari total bangunan 12×11 meter.
Area Terdampak: Material atap menimpa ruang tamu dan ruang tengah, sehingga mengganggu aktivitas harian penghuni rumah.
Korban Jiwa: Nihil. Satu kepala keluarga (Bapak Widari) dipastikan selamat dan tidak memerlukan pengungsian.
Suwoko menambahkan, pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Perangkat Desa Beji dan warga setempat untuk melakukan tindakan darurat. Saat ini, bantuan logistik berupa terpal telah disalurkan untuk menutup bagian atap yang terbuka guna mengantisipasi hujan susulan.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk rekomendasi perbaikan permanen. Untuk saat ini, penanganan darurat dengan pemasangan terpal sudah dilakukan agar sisa perabotan di dalam rumah tidak semakin rusak,” imbuhnya.
Pihak BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Malang Raya. Warga diminta segera melapor jika menemukan retakan pada struktur bangunan atau tanda-tanda pohon rawan tumbang di lingkungan sekitar. (*)



