IDEA JATIM, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman, memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak di RW 9, RW 10, dan RW 12 Kelurahan Sisir, Minggu (15/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batu yang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Nurochman bersama jajaran perangkat daerah dan Dinas Kesehatan mengajak masyarakat untuk aktif memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas, serta melakukan berbagai upaya pencegahan tambahan lainnya.
“Penurunan kasus di tahun 2025 patut kita syukuri, tetapi jangan sampai lengah. PSN harus menjadi gerakan bersama dan dilakukan rutin dari rumah masing-masing. Kunci keberhasilannya ada pada partisipasi masyarakat,” ujar Wali Kota Nurochman.
Selain memantau pelaksanaan PSN, Wali Kota juga mengunjungi sejumlah warga rentan di wilayah tersebut, di antaranya penderita penyakit paliatif, balita stunting, dan lansia. Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan memastikan mereka mendapatkan perhatian serta pendampingan yang optimal.
Pada kesempatan itu, Wali Kota turut menyerahkan paket PSN kepada para Ketua RW di lokasi yang dikunjungi sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pengendalian DBD di tingkat lingkungan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, tren infeksi Dengue di Kota Batu terjadi dalam siklus tiga tahunan. Pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan menjadi 169 kasus. (*)




