Halal Bihalal Warga Gang Masjid Kejapanan Penuh Kehangatan dan Keakraban

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar warga Kejapanan, Gang Masjid RT 009 RW 011. Kegiatan ini berlangsung di rumah salah satu warga, Bapak Faiz, pada Minggu, (29/03/2026) malam, mulai pukul 19.30 WIB.


Seluruh warga tampak antusias menghadiri acara yang menjadi tradisi tahunan setiap bulan Syawal tersebut. Selain sebagai ajang silaturahmi, Halal Bihalal juga menjadi momen penting untuk saling memaafkan usai menjalani ibadah di bulan Ramadan.


Acara dibuka oleh Pak Bilal yang bertindak sebagai pembawa acara. Dengan suasana santai namun khidmat, rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh keakraban.


Beragam hidangan khas masakan rumahan tersaji di lokasi acara. Aroma kopi yang disuguhkan pun menambah hangat suasana, menjadi “wasilah” atau perantara yang semakin mengakrabkan hubungan antar warga.

Canda tawa pun pecah di sela-sela obrolan ringan, mencerminkan eratnya tali persaudaraan yang terjalin.
Dalam sambutannya, perwakilan Ketua RT, Sugianto, menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi yang identik dengan saling memaafkan dan mempererat hubungan sosial.


“Halal Bihalal ini identik dengan saling memaafkan, dan memang tepat dilaksanakan di bulan Syawal. Setelah menjalani Ramadan, kita diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik, baik secara sikap maupun kepribadian,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa bulan Syawal menjadi momentum awal yang baik untuk memperbaiki hubungan antarwarga.
“Kalau sebelumnya ada kesalahan, ini saat yang tepat untuk memulai kembali dengan hal-hal baik. Dan semoga kebaikan yang sudah dilakukan selama Ramadan bisa terus berlanjut di bulan-bulan berikutnya,” imbuhnya.


Mewakili Ketua RT, Sugianto juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga apabila selama ini terdapat kekhilafan dalam pelayanan maupun interaksi sehari-hari.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pak Mukid. Suasana semakin khusyuk saat seluruh warga menundukkan kepala, memanjatkan harapan akan keberkahan dan kerukunan ke depan.


Usai doa, warga saling berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan. Acara pun ditutup dengan ramah tamah, menikmati hidangan hasil masakan warga yang semakin mempererat rasa kebersamaan di lingkungan tersebut.


Melalui kegiatan ini, warga Kejapanan berharap tali silaturahmi semakin kuat dan semangat kebersamaan tetap terjaga, tidak hanya di bulan Syawal, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Berita Terkini

Tradisi Praonan Pasuruan Jadi Wisata Dadakan, Warga Raup Cuan dari Lebaran Ketupat

PASURUAN, IDEAJATIM.ID – Tradisi Praonan saat Lebaran Ketupat di...

150 Personel Disiagakan, Tradisi Praonan Pasuruan Dipadati Ribuan Warga

PASURUAN, IDEAJATIM.ID – Ribuan warga memadati kawasan pesisir Pasuruan...

Tradisi Praonan Lebaran Ketupat di Pasuruan, Warga Pesisir Larung Doa dan Harapan di Laut

PASURUAN, IDEAJATIM.ID – Tradisi Praonan kembali digelar meriah oleh...

HUT ke-35 SMAN 1 Turen: Luncurkan Inovasi LiWiDa dan Perkuat Literasi Wisata

IDEA JATIM, MALANG - Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti...
spot_img