IDEA JATIM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar Anugerah Kinerja Unggul (AKU) Tahun 2025 sekaligus penandatanganan Kontrak Kinerja Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lantai 9 Gedung A-20 UM, Rabu (14/1) kemarin. Prosesi penandatanganan dilaksanakan jajaran pimpinan di hadapan rektor dan disaksikan oleh Majelis Wali Amanat dan Senat Akademik.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd menegaskan bahwa penandatanganan kontrak kinerja bukan sekedar dokumen administratif. Tetapi komitmen kepemimpinan konstitusional yang harus dipegang kuat penuh tanggung jawab.
“Kedepan harus dilakukan perbaikan. Supaya kinerja UM di kementerian tidak tertinggal. Setiap bidang dan lembaga dalam tubuh universitas ini harus mampu menjaga kontinuitas dan komitmen masing-masing,” ujar Rektor.
Prof Hariyono juga mengapresiasi kepada seluruh unit satuan institusi UM yang telah mencapai hasil kontrak kinerja yang tinggi, namun dengan serapan yang minimal. Dia pun berharap komitmen di awal tahun ini benar-benar menjadi instrumen bukan sekedar catatan formal. “Komitmen etis sebagai institusi publik harus kita lakukan. Terimakasih atas dedikasi yang telah diberikan. Penandatanganan ini sebagai momentum bagi kita meningkatkan etos kerja, budaya unggul menuju capaian yang lebih tinggi lagi,” katanya.
Penandatanganan Kontrak Kinerja diawali oleh para wakil rektor dan sekretaris universitas. Dilanjutkan dengan jajaran dekan dan Direktur Pascasarjana. Lalu dilanjutkan dengan para kepala UPT dan sebagainya.
Selain Penandatanganan Kontrak Kinerja Tahun 2026, dalam kesempatan tersebut UM juga menggelar Anugerah Kinerja Unggul (AKU) UM tahun 2025. Dalam hal ini rektor memberikan apresiasi kepada fakultas, program studi, departemen dan satuan unit dengan pencapaian kinerja terbaik di Tahun 2025.
“Kerja kolektif itu diperlukan. Dan harus menjadi budaya di lingkungan kerja kita. Jangan menonjolkan keakuan. Supaya level UM bisa naik dengan kita menerapkan kerjasama yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor 4 UM Prof. Dr. Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAEng, Ph.D mengatakan, reward yang diberikan universitas dalam AKU UM hendaknya digunakan untuk program berkelanjutan. Supaya memberikan dampak manfaat untuk perkembangan institusi. Misalnya untuk pengembangan laboratorium dan sebagainya.
“Selamat untuk para juara. Mari kita bersama-sama menjalankan Orchestra UM dengan perubahan dan perkembangannya yang begitu dinamis dengan harmoni yaang terjaga,” ucapnya. (*)




