IDEA JATIM, MALANG – Toodler-Kindegarten Saint Joseph Montessori School Malang memiliki program Pop Up. Sudah berjalan dua tahun. Program ini dibuka untuk umum. Siapapun boleh mendaftar. Terutama bagi orang tua yang putra-putri belum bersekolah di Saint Joseph Montessori School. Atau yang lebih dikenal dengan Sekolah Montessori Malang.

Kepala Toodler-Kindegarten Saint Joseph Montessori School Malang, Bernadeta Yunarni, S.Pd mengatakan, program pop up dibuka hanya pada Hari Sabtu. Tujuannya untuk memfasilitasi orang tua yang ingin anaknya merasakan kelas Montessori. “Jadi program ini kami utamakan untuk yang tidak bersekolah disini. Kami buka untuk umum. Mereka bisa bergabung dengan sekolah kami di Hari Sabtu,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Toodler-Kindegarten Saint Joseph Montessori School Malang, menyajikan sistem dan metode pembelajaran yang berbeda dari sekolah pada umumnya. Sekolah ini menerapkan konsep Pendidikan Montessori. Sebuah metode pendidikan yang berfokus pada pengembangan anak secara holistik. Baik fisik, emosional, sosial, dan kognitif.
Bernadeta Yunarni, S.Pd menerangkan prinsip dasar Montessori. Bahwa anak dianggap sebagai individu yang unik dan memiliki kebutuhan serta minat yang berbeda-beda. Di sekolah Montessori mereka belajar melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan lingkungan sekitar.

Lingkungan belajar disiapkan untuk memfasilitasi anak dalam belajar dan mengembangkan diri. Di kelas guru berperan sebagai fasilitator yang membantu anak dalam belajar, bukan sebagai sumber pengetahuan utama.
“Konsep belajar seperti ini mendorong anak untuk mandiri dan mengambil keputusan sendiri,” terangnya.
Ruang kelas montessori dilengkapi dengan bahan-bahan yang dirancang khusus untuk memfasilitasi anak dalam belajar dan mengembangkan keterampilan. Tujuannya agar anak percaya diri untuk mengembangkan keterampilan hidup yang diperlukan.
Konsep dan metode belajar yang unik ini dinilai perlu untuk juga dirasakan oleh siswa-siswi di luar Sekolah Montessori. Sehingga, terbentuk lah program Pop Up di Toodler-Kindegarten Saint Joseph Montessori School Malang.
“Kami lihat masyarakat cukup antusias pada program Pop Up ini. Bahkan beberapa menjadi member,” ucap Yuni, sapaan akrabnya.
Bagi yang berminat dipersilahkan untuk mendaftar lewat website. Biaya dalam satu kali pertemuan 200 ribu rupiah. Kalau menjadi member lebih murah. Hanya 500 ribu rupiah untuk empat kali pertemuan atau satu bulan.
“Mereka yang tergabung dalam program ini benar-benar merasakan pengalaman di kelas. Didampingi guru-guru yang sudah berpengalaman dalam pembelajaran dan pendidikan Montessori. Anak-anak dapat mengakses dan menggunakan seluruh aparatus dan material yang ada di kelas Montessori,” tuturnya. (*)




