Jumat, 30 Januari, 2026

Peringatan Isra Mikraj di SDIT Ahmad Yani Malang ; Siswa Petik Hikmah Di “Sidratul Muntaha”

IDEA JATIM, MALANG – “Wahai Rasulullah, seandainya saya maju satu langkah lagi, maka saya akan terbakar. Silahkan Rasullullah melanjutkan perjalan sendiri menghadap Allah SWT,” ucap Muhammad Syafi’i, M.Si, guru SDIT Ahmad Yani, saat menirukan dialog Malaikat Jibril bersama Nabi Muhammad di Sidratul Muntaha dalam peristiwa Isra Mikraj.

Isra Mikraj,SDIT Ahmad Yani Malang
ANTUSIAS: Para siswa saat sampai di ‘langit keenam’ mendapat penguatan materi dari guru

Kisah tersebut disampaikan Syafi’i saat menyampaikan materi tentang peristiwa Isra Mikraj. Perjalanan agung yang dialami oleh Rasulullah dalam menerima perintah salat, langsung dari Allah SWT. Tanpa perantara. Tanpa melalui Malaikat Jibril AS.

“Perintah langsung ini menunjukkan begitu pentingnya perintah salat. Maka jangan sekali-kali lalai apalagi sampai meninggalkan. Jaga dan dirikan salat lima waktu dengan cara, bacaan dan gerakan yang sempurna,” ucap Syafii kepada anak didiknya.

Isra Mikraj,SDIT Ahmad Yani Malang
FOKUS: Di setiap lapis langit yang dilalui siswa sebagai napak tilas perjalanan Isra Mikraj selalu ada materi hikmah yang disampaikan termasuk di langit ‘kelima’

Materi tersebut disampai kepada siswa di ‘Langit Ketujuh’ menjelang ‘Sidratul Muntaha’. Tempatnya di lantai 2 Masjid Jenderal Ahmad Yani. SDIT Ahmad Yani mendesain kegiatan peringatan Isra Mikraj tahun ini dengan kemasan yang unik. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Dikonsep role play. Siswa melakukan perjalanan dari langit pertama hingga ketujuh. Kondisi geografis SDIT Ahmad Yani yang berundak sangat mendukung konsep ini dilaksanakan. Ditambah dengan sarana Masjid Jenderal Ahmad Yani yang begitu megah.

Area sekolah paling bawah sebagai langit pertama. Demikian seterusnya hingga area paling atas. Sedangkan langit keenam menggunakan pelataran masjid. Dan langit ketujuh menggunakan lantai 2 masjid.

Siswa melakukan perjalanan secara per kelompok. Sesuai dengan level kelasnya. Setiap langit yang disinggahi ada materi yang mereka dapatkan dari guru. Menjelaskan tentang hikmah isra mikraj. Seperti halnya Nabi Muhammad SAW bertemu nabi-nabi pendahulu di setiap lapis langit yang dilalui.

Isra Mikraj,SDIT Ahmad Yani Malang
KHUSUK: Selain napak tilas perjalanan Isra Mikraj SDIT Ahmad Yani juga menggelar Lomba Salat Berjamaah

“Kami memanfaatkan lingkungan sekolah yang mendukung untuk proses belajar mengajar. Kita desain kegiatan dengan konsep role play dan ditambah dengan kreativitas guru untuk menambah sentuhan yang menarik,” ujar Kepala SDIT Ahmad Yani Malang, Nurdiah Rachmawati. S.Pd., M.Pd.

Para siswa tampak begitu antusias mengikuti kegiatan ini. Konsep ini dinamakan learning by doing. Belajar sambil melakukan. “Dengan metode ini daya ingat siswa menjadi lebih kuat. Dan kami bersyukur anak-anak mengikuti dengan tertib dan bermakna,” ucap Rahma, sapan akrabnya.

Kegiatan Isra Mikraj SDIT Ahmad Yani tahun ini digelar dengan dua kegiatan. Selain role play napak tilas perjalanan Isra Mikraj juga ada lomba salat berjamaah. Lomba diikuti siswa yang tidak bergabung dalam kegiatan napak tilas.

Untuk kelas 1, 2 dan 3 lomba salat subuh berjamaah. Sedangkan kelas 4, 5 dan 6 salat magrib berjamaah dengan kategori makmum masbuk. Yakni masbuk sebelum rukuk dan sesudah rukuk.

“Untuk materinya semua sudah diberikan guru di kelas. Lomba ini penguatan praktik bagi anak. Lagi-lagi ini adalah learning by doing. Suatu saat mereka akan mengalami masbuk salat berjamaah, dan ini tentu menjadi bekal yang berharga,” pungkasnya. (*)

Berita Terkini

Cara Menumbuhkan Semangat Belajar Anak Tanpa Paksaan

IDEA JATIM, Semangat belajar anak sering kali naik turun....

Peringati Harlah NU ke-103, MTs Almaarif 01 Singosari Luncurkan Profil Pelajar KEREN

IDEA JATIM, MALANG – MTs Almaarif 01 Singosari secara...

Pemkot Batu Siapkan Langkah Konservasi Umbul Gemulo, Tegaskan Komitmen Pemerintah Jaga Sumber Air

IDEA JATIM, BATU – Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmennya...
spot_img