IDEA JATIM, MALANG – Mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan inovasi teknologi tepat guna berupa alat Steam Press Ecoprint. Alat ini hadir sebagai solusi bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mempertajam kualitas warna pada kain ecoprint.
Inovasi tersebut dikembangkan oleh Iqbal Rafif Yuliono, mahasiswa angkatan 2023, bersama timnya melalui mata kuliah Perancangan dan Pengembangan Produk (P3). Iqbal menjelaskan bahwa ide ini muncul setelah melihat kendala perajin ecoprint di lapangan yang masih bergantung pada metode manual atau kukus konvensional.
“Kami melihat proses ecoprint biasanya dilakukan secara manual atau otomatis sederhana, namun hasilnya sering kali kurang konsisten. Dari sana, kami merancang mesin press yang dipadukan dengan sistem uap untuk mengoptimalkan detail motif,” ujar Iqbal saat diwawancarai Jumat (30/1).
Berbeda dengan metode kukus biasa, Steam Press Ecoprint bekerja dengan mengintegrasikan panas, uap, dan tekanan secara bersamaan melalui pelat logam. Hasil uji coba menunjukkan bahwa uap bertekanan mampu memunculkan pigmen warna kain yang lebih kuat dan tajam.
Alat ini telah diuji coba langsung di Kenikir Natural Ecoprint, sebuah UMKM yang berlokasi di Bululawang, Kabupaten Malang. Hasilnya, alat ini terbukti menjaga konsistensi visual meskipun diproduksi dalam jumlah banyak dan fleksibel digunakan pada berbagai jenis material kain.
Ketua Program Studi Teknik Industri UMM, Dr. Dana Marsetiya Utama, M.T., memberikan apresiasi tinggi terhadap karya ini. Menurutnya, inovasi ini adalah bukti keberhasilan pembelajaran berbasis praktik yang mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat. “Kami berkomitmen mendorong karya mahasiswa agar tidak berhenti sebagai tugas akademik, tetapi benar-benar memberikan manfaat luas bagi pelaku usaha,” tegas Dana.
Iqbal dan tim berharap ke depannya alat ini dapat dikembangkan dengan kapasitas yang lebih besar dan sistem pengoperasian yang lebih sederhana agar semakin ramah bagi pelaku UMKM skala kecil. (*)



