IDEA JATIM, MALANG – Ratusan siswa kelas XII MA Almaarif Singosari mengikuti kegiatan Ziarah Wali dalam rangka Litabarrukil Auliya’ dan doa bersama untuk kesuksesan menjelang kelulusan belum lama ini.
Kegiatan religius tersebut dilaksanakan sebagai program tahunan madrasah dan diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta.
Ziarah wali ini dilaksanakan dengan mengunjungi lima makam ulama besar yang menjadi pusat dakwah Islam di Jawa Timur, yakni makam Mbah Thohir Bungkuk, Sunan Ampel Surabaya, Sunan Maulana Ishaq di Gresik, Syekh Ibrahim Asmoroqondi di Tuban, serta Sunan Bonang.
Selama perjalanan, para siswa dibimbing untuk membaca doa, tahlil, dan salawat sebagai bentuk ikhtiar spiritual.
Kepala MA Almaarif Singosari, Khoirul Anam, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk memohon keberkahan dan kesuksesan bagi siswa kelas XII yang dalam waktu dekat akan menyelesaikan masa studi mereka di tingkat MA.
“Ziarah ini dilaksanakan dalam rangka litabarrukil auliya’ serta mendoakan kesuksesan siswa kelas XII yang sebentar lagi akan lulus dari MA Almaarif Singosari. Kami ingin mereka tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual,” ujarnya, kepada Idea Jatim, Kamis, (22/1/2026) kemarin.

Menurut Anam, kegiatan ziarah wali juga bertujuan meningkatkan kesadaran spiritual siswa sekaligus membiasakan tradisi ziarah makam para wali sebagai sarana ngalap berkah.
Tradisi ini diharapkan dapat menanamkan nilai pada siswa untuk tawadhu, keteladanan, dan kecintaan terhadap perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam.
“Melalui kegiatan ini, siswa kami ajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meneladani perjuangan para wali, serta memohon keberkahan agar dimudahkan dalam menempuh ujian, kelulusan, dan masa depan mereka,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa ziarah wali merupakan program rutin tahunan yang secara khusus diperuntukkan bagi siswa kelas XII sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual menjelang kelulusan.
Dengan kegiatan ini, madrasah berharap para lulusan MA Almaarif Singosari dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan maupun kehidupan berikutnya.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh siswa, serta menjadi bekal spiritual dalam meraih cita-cita mereka,” pungkas Anam. (*)




