IDEA JATIM, MALANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MA Almaarif Singosari. Grup Banjari El Khoir berhasil meraih Juara 1 Lomba Hadrah Al-Banjari Tingkat Jawa Timur dalam ajang Olimpiade dan Seni Siswa Madrasah Aliyah (OSSAMAA) ke-10 yang digelar di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Kamis, (29/1/2026) lalu.
Capaian ini menjadi kado istimewa dalam rangka Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-100, sekaligus menegaskan eksistensi MA Almaarif Singosari sebagai madrasah yang konsisten melahirkan prestasi di bidang seni dan keagamaan.
Di tengah persaingan ketat antar-madrasah se-Jawa Timur, Grup Banjari El Khoir tampil memukau dengan kekompakan, teknik tabuhan yang matang, serta kekuatan vokal yang harmonis.
Kepala MA Almaarif Singosari, Khoirul Anam, S.Pd., MM, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini lahir dari proses panjang yang mengedepankan kolaborasi, kedisiplinan, dan semangat berkompetisi secara sehat.
“Alhamdulillah, juara 1 ini menjadi kado terindah Harlah NU ke-100. Kami bersyukur karena selain mampu berkolaborasi dengan baik, siswa juga berkompetisi secara sehat dan sportif,” ujarnya.
Menurutnya, prestasi Grup Banjari El Khoir membuktikan bahwa siswa MA Almaarif Singosari memiliki potensi dan kualitas yang tidak kalah dengan lembaga pendidikan lain, baik di tingkat regional maupun provinsi. Seni hadrah dan banjari tidak hanya menjadi media ekspresi budaya Islam, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kekompakan, dan kecintaan terhadap tradisi Aswaja.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa MA Almaarif Singosari mampu bersaing dan unggul. Ini hasil dari pembinaan berkelanjutan dan dukungan semua pihak, mulai dari pembina, guru, hingga orang tua,” tambahnya.
Khoirul Anam berharap, capaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani tampil di berbagai ajang lain. Ia juga mendorong agar bakat siswa terus disalurkan secara positif sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Anam juga menyampaikan, dengan prestasi ini, MA Almaarif Singosari kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi akademik maupun non akademik siswa, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan tradisi Nahdlatul Ulama.
“Kami berharap prestasi ini tidak berhenti di sini. Terus tingkatkan di event-event lainnya, agar bakat siswa tersalurkan dan membawa manfaat serta inspirasi bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya. (*)




