Senin, 2 Februari, 2026

Gelar Wisuda Tahap II Tahun 2025, Polinema Kukuhkan 830 Lulusan Berdaya Saing Global

IDEA JATIM, MALANG – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar wisuda tahap II Tahun 2025. Sebanyak 830 lulusan dikukuhkan dalam prosesi wisuda, Sabtu (27/9) lalu tersebut. Bertempat di gedung Graha Polinema dengan disaksikan oleh senat, direksi dan orang tua wisudawan.

Para wisudawan dinyatakan lulus dari 32 program studi. Mereka telah terdaftar pada Wisuda Tahap II. Sampai dengan pelaksanaan wisuda tahap ini, Polinema telah mewisuda sejumlah 1.609 lulusan, akumulasi dari tahap pertama di Tahun 2025.

Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT menegaskan, bahwa Polinema berkomitmen menjadi kampus berdampak. Dampak tersebut salah satunya melalui produk lulusan yang kompeten. “Mereka lulus dari Polinema memiliki kompetensi unggul serta keterampilan dan kemampuan problem solving yang baik untuk lingkungan dan industri,” ujarnya saat wawancara.

Supriatna menerangkan, lulusan Polinema selain dibekali hard skill berupa kompetensi keilmuan, mereka juga memiliki soft skill berupa karakter yang kuat. Serta keterampilan (life skill) yang menunjang kompetensinya. Mahasiswa dan lulusan yang kompeten dibentuk melalui penguasaan hard skill. Sedangkan mahasiswa unggul ditunjukkan melalui   penguasaan karakter dan soft skill individu yang unik dan kuat. 

Lulusan berdaya saing global,Kampus berdampak,Pendidikan vokasi Indonesia,SDM unggul Polinema,Wisuda tahap II Polinema

Sebelum lulus pun mahasiswa Polinema telah menghasilkan karya. Dan karya-karya mereka telah digunakan oleh masyarakat maupun industri. Tidak kurang dari 200 karya yang telah dihasilkan mahasiswa.

“Lulusan yang kita hasilkan memiliki kompetensi, karakter dan kualitas unggul. Lulusan berdaya saing global. Sudah banyak karya yang mereka hasilkan untuk masyarakat dan dunia industri,” terang Supriatna.

Sementara itu, dalam pidatonya Supriatna menyampaikan, Polinema menciptakan lulusan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kapasitas dan kompetensi tinggi sebagai tenaga kerja untuk mengisi pasar kerja industri.  Lulusan Polinema harus mampu menunjukkan kapasitas lengkap menjadi insan yang terampil, andal, dan tangguh dalam menghadapi segala perubahan iklim pasar kerja.

Polinema juga menyadari situasi dan kondisi saat ini berkaitan dengan perkembangan zaman di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), Revolusi Industri dan Disrupsi Teknologi, Krisis Iklim yang tidak menentu, serta Dominasi Artificial Intelligence (AI) hampir di seluruh sektor kehidupan masyarakat. “Oleh karena itu Polinema telah siap dan mendukung keberlanjutan program Diktisaintek Berdampak sebagai Kampus Transformatif dan Kampus Berdampak,” urainya.

Dia menerangkan, sebagai Kampus Transformatif dan Berdampak Polinema berupaya mempertegas program-program dan memperkuat perannya. Pertama, Polinema tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga aktif dalam memberikan solusi nyata untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Kedua, membekali mahasiswa dengan keterampilan yang mumpuni dan relevan dengan kebutuhan industri dan dunia nyata, bukan hanya teori.

Ketiga, menghasilkan inovasi serta menunjang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Keempat, menghasilkan karya nyata dan output terukur dalam inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat atau start-up yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa. Dan kelima, bertransformasi menjadi lembaga pendidikan tinggi vokasi yang memiliki peran luas sebagai lokomotif perubahan yang bermanfaat bagi seluas-luasnya masyarakat serta pembangunan nasional.

“Dalam implementasi akademik Polinema akan menjalankan prinsip-prinsip Kampus Berdampak pada aspek yang dapat dilihat, yaitu orientasi dampak, output terukur dan integrasi lintas sektor,” pungkasnya. (***)

Berita Terkini

Screen Time Anak dan Tantangan Konsentrasi di Era Serba Layar

IDEA JATIM, Layar digital hadir di hampir setiap aspek...

Gadget dan Anak: Menata Hubungan Sehat di Tengah Dunia Digital

IDEA JATIM, Gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari...

Orang Tua sebagai Arsitek Lingkungan Tumbuh Anak di Era Perubahan

IDEA JATIM, Perkembangan anak tidak terjadi dalam ruang hampa....

Guncang Panggung Jember, Tim Tari Jatinuswantara UM Segel Juara I National Dance Competition

IDEA JATIM, MALANG – Tim Tari Jatinuswantara dari Program...
spot_img